• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

Anggota DPRD Jember Alfian Andri Wijaya turun tangan usut dugaan intimidasi guru terhadap murid sekolah dasar di Kaliwates, Jember. (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

DPRD Jember Turun Tangan Usut Dugaan Intimidasi Verbal Guru terhadap Murid SD di Kaliwates

Dwi Linda by Dwi Linda
7 months ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Laporan dugaan intimidasi verbal oleh guru terhadap murid sekolah dasar (SD) negeri di Kaliwates, memicu respons cepat anggota DPRD Jember.

Kasus yang dilaporkan orang tua siswa ini mengungkap celah dalam sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi zona aman pembelajaran.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Baca Juga: Banjir dan Longsor Mengancam, DPRD Jember Desak Revitalisasi Tanggulangi Bencana dan Aktifkan Kembali FPRB

Anggota DPRD Jember Alfian Andri Wijaya turun langsung merespons pengaduan masyarakat terkait pola intimidasi berulang yang diduga dilakukan tenaga pengajar. Menurut dia, kunjungan ke SDN Kaliwates 01 bukan sekadar investigasi, melainkan upaya konfirmasi dan pembinaan preventif.

“Tujuan kami hadir adalah untuk klarifikasi dan edukasi agar praktik kekerasan, baik verbal maupun bentuk lain, dapat dihentikan total dari ekosistem pendidikan,” jelas politikus dari Fraksi Gerindra tersebut pada Jumat (19/12/2025).

Pentingnya Kolaborasi Antar Instansi Larang Kekerasan di Sekolah

Dia menekankan perlunya kolaborasi antar instansi dalam menegakkan larangan kekerasan di sekolah. Dia merujuk Permendikbudristek No 46/2023 yang secara eksplisit memasukkan kekerasan verbal sebagai pelanggaran serius yang wajib dicegah melalui Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan.

“Regulasi sudah tegas menyatakan kekerasan verbal termasuk tindakan terlarang. Yang kami uji sekarang adalah apakah satgas pencegahan benar-benar berfungsi atau hanya ada di atas kertas,” ujar Alfian.

Dalam pertemuan yang melibatkan seluruh elemen TPPK, guru yang dilaporkan mengakui kesalahannya dan menyatakan penyesalan. Alfian menegaskan bahwa pengakuan dan komitmen perbaikan menjadi kunci mencegah pengulangan insiden serupa.

Sementara itu, Kepala SDN Kaliwates 01 Budi Wardoyo menyatakan penyesalan mendalam dan berjanji melakukan evaluasi menyeluruh.

“Ini menjadi momentum refleksi bagi kami untuk memperketat supervisi dan menciptakan suasana belajar yang benar-benar kondusif,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD JemberBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniKasus guru Jember intimidasi murid di JemberKasus kekerasan di SDN Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Jeep wisata Bromo.

Pastikan Keselamatan Wisatawan, 400 Jeep Wisata Bromo Dicek Jelang Liburan Tahun Baru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID