• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Jember.

RDP Komisi C DPRD Jember bersama warga Perumahan Villa Indah Tegal Besar yang dihantui banjir pada Selasa (20/01/2026). (Foto: Diki Febrianto/Tugu Jatim)

Dihantui Banjir, Warga Villa Indah Tegal Besar Wadul DPRD Jember

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Penghuni komplek hunian Villa Indah yang berlokasi di Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates, mengadukan nasib mereka ke hadapan anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember pada Selasa (20/1/2026).

Pertemuan ini dilakukan sebagai respons atas peristiwa air bah yang menggenangi area pemukiman mereka pada akhir 2025 lalu.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Setidaknya, berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Jember, sebanyak 52 unit hunian mengalami dampak dari luapan air tersebut. Kejadian ini memicu kekhawatiran berkelanjutan di antara penghuni mengenai jaminan keselamatan tempat mereka bermukim.

Baca Juga: Usai Periksa Saksi, BK DPRD Jember Segera Panggil Anggota Dewan Terlapor

Seorang penghuni bernama Dewi Mashitoh menyampaikan keluhan tentang kondisi prasarana lingkungan yang menurutnya tidak memadai dan membahayakan anak-anak.

“Kebanyakan dari kami memiliki anak kecil. Kondisi kompleks ini tidak layak karena jalan menurun tajam, sehingga ketika anak-anak bermain sepeda sering tergelincir. Bahkan banyak material dari dinding penahan yang lepas dan menimpa anak-anak,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kondisi Villa Indah Tegal Besar dinilai tidak memenuhi standar karena konstruksi tembok penahan dan tepi sungai terkesan asal jadi. Menurutnya, pembangunan struktur penahan seharusnya direncanakan dengan lebih cermat.

“Kami berada dalam bahaya nyata. Mulai dari area tempat ibadah hingga zona A sudah dalam kondisi kritis. Kapan saja bisa terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa,” tambahnya.

Penghuni Merasa Tak Ada Jaminan Keamanan

Di sisi lain, Sekretaris Komisi C DPRD Jember David Handoko Seto menyatakan bahwa inti permasalahan yang dialami penghuni adalah tidak adanya jaminan pasti terhadap keamanan tempat tinggal mereka.

Penghuni menghadapi dilema karena masih harus melunasi kredit perumahan ke lembaga keuangan, sementara ancaman banjir berikutnya terus membayangi.

“Posisi mereka sangat sulit. Kewajiban pembayaran tetap berjalan, tetapi rasa aman tidak kunjung mereka rasakan karena belum ada komitmen konkret dari pihak developer,” papar David.

Sebagai langkah antisipasi sementara, penghuni mendesak developer untuk menyiapkan tempat tinggal alternatif bila bencana serupa kembali terjadi, minimal sampai ada penyelesaian konkret terhadap ancaman banjir.

“Penyediaan tempat tinggal cadangan ini sangat mendesak agar penghuni tidak terus-menerus dalam ketidakpastian,” jelasnya.

Selain tempat penampungan darurat, penghuni juga mengharapkan ganti rugi atas kerusakan yang diderita akibat banjir, serta penyelesaian permanen seperti pemindahan lokasi atau perbaikan struktur penahan untuk mencegah pengulangan kejadian serupa.

Baca Juga: Polemik Sidak Anggota Legislatif, Badan Kehormatan DPRD Jember Dalami Aduan Advokat soal Etik Dewan

Merespons tuntutan tersebut, Agus Lutfi selaku pihak yang mengembangkan Perumahan Villa Indah Tegal Besar menegaskan bahwa seluruh tahapan pembangunan kompleks telah mengikuti regulasi izin yang berlaku. Sampai sekarang, developer telah menyelesaikan sekitar 190 unit hunian.

“Mengenai permintaan jaminan definitif seperti pemindahan atau pembangunan struktur penahan, kami belum dapat memberikan kepastian karena masih memerlukan diskusi internal dan koordinasi dengan berbagai pihak,” tutur Agus.

Namun demikian, Agus memberikan jaminan bahwa penyediaan hunian alternatif akan segera diwujudkan. Sebagai wujud kepedulian sosial, pihak developer juga telah memberikan bantuan finansial senilai Rp50 juta untuk 52 keluarga yang terdampak.

“Kami akan segera mengupayakan penyediaan hunian alternatif, dan dukungan finansial ini kami harap dapat membantu meringankan kesulitan penghuni,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita DPRD JemberBerita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniKasus banjir di JemberPerumahan Villa Indah Tegal Besar Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Pasokan beras di Jember.

Penuhi hingga 2027, Pasokan Beras di Jember Andalkan Serapan Gabah Petani

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID