• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Situbondo.

Warga di Desa Wringin Amom Kecamatan Jatibanteng Kabupaten Situbondo bahu membahu menyeberang sungai akibat terisolasi akses jalan dan jembatan terputus. (Foto: Istimewa)

Akses Jalan Terputus, 1.500 Warga Situbondo Terisolasi

Dwi Linda by Dwi Linda
4 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SITUBONDO, Tugujatim.id — Situasi darurat melanda kawasan terpencil Situbondo setelah bencana melumpuhkan seluruh jalur transportasi. Setidaknya, sekitar 1.500 warga terisolasi atas kejadian tersebut.

Kerusakan menyeluruh pada prasarana vital menimbulkan krisis kemanusiaan yang menuntut respons segera.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan keprihatinan mendalam atas nasib ribuan warganya yang kini benar-benar terputus dari dunia luar. Menurut dia, perlu adanya penanganan cepat terhadap warga Situbondo di Desa Wringin Anom Kecamatan Jatibanteng.

Baca Juga: 375 Ternak Digelontor untuk Petani Situbondo, Kompensasi Kawasan Strategis Nasional Bandara KHR. As’ad Syamsul Arifin

“Ribuan orang kini terkurung tanpa kemampuan mobilitas sama sekali. Situasinya kritis dan mendesak solusi cepat,” tegas Mas Rio pada Sabtu (24/01/2026).

Kunjungan lapangan memperlihatkan kondisi mengkhawatirkan. Mas Rio terpaksa menelusuri bantaran sungai karena jalur darat sama sekali tidak ada. Infrastruktur jembatan roboh total, sementara ruas jalan hancur lebur dan mustahil bagi kendaraan atau manusia untuk melintas.

Dia menjelaskan, keterputusan akses mengakibatkan penyaluran bantuan dan pelayanan esensial sangat terhambat. Meski demikian, komitmen pemda untuk membantu tetap berjalan.

“Meski terbatas, upaya tanggap darurat terus kami jalankan,” ujarnya.

Aktivitas Sehari-hari Warga Lumpuh

Sebagai langkah instan, pasokan kebutuhan pokok berupa bahan pangan didistribusikan kepada warga. Bantuan ini menjadi prioritas utama demi menjaga keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.

Sedangkan untuk solusi permanen, rencana rehabilitasi infrastruktur, khususnya rekonstruksi jembatan dan jalur penghubung tengah disusun. Sayangnya, dana terbatas menjadi hambatan serius.

“Kami berharap dukungan dari tingkat provinsi dan nasional agar pemulihan dapat direalisasikan. Tanpa konektivitas, kawasan ini benar-benar terkunci,” tambah Mas Rio.

Menurut dia, pemulihan konektivitas adalah prioritas mutlak untuk menormalkan kehidupan warga dan mencegah memburuknya kondisi sosial-humaniter.

Baca Juga: Pemkab Operasikan Layanan Medis Darurat Gratis di Tengah Kepungan Banjir Situbondo

Beby Syaifullah, salah satu penduduk yang menjadi korban, mengungkapkan, ada dua jembatan ambruk di kampungnya, satu di Dusun Wringin, satunya di Dusun Krajan. Pemerintah setempat telah mendatangi kedua lokasi tersebut.

“Akibatnya warga terkunci total. Tidak ada cara untuk keluar-masuk. Semua kegiatan, termasuk membeli keperluan sehari-hari, lumpuh,” tutur Beby.

Dia menyebutkan, di Dusun Krajan saja kurang lebih 150 keluarga mengalami dampaknya. Selama ini masyarakat biasa berbelanja ke area Wringinanom atau pusat Kecamatan Jatibanteng, sedangkan untuk keperluan besar menuju zona Besuki.

“Rute ini satu-satunya. Tidak tersedia alternatif lain. Jembatan ini menjadi nadi kehidupan bagi penduduk Desa Patemon dan Dusun Krajan untuk mencapai pasar,” jelas Beby.

Kondisi ini menjadikan restorasi infrastruktur sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditunda agar roda perekonomian dan interaksi sosial masyarakat dapat berfungsi kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Bencana di SitubondoBerita Kabupaten Situbondo hari iniBupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu PrayogoKabupaten Situbondo hari iniSitubondo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
Jemaah haji Tuban.

8 Jemaah Haji Tuban Tunda Berangkat pada 2026, Kuota Diganti Antrean Cadangan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID