• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Situbondo.

Warga di Desa Wringin Amom Kecamatan Jatibanteng Kabupaten Situbondo bahu membahu menyeberang sungai akibat terisolasi akses jalan dan jembatan terputus. (Foto: Istimewa)

Akses Jalan Terputus, 1.500 Warga Situbondo Terisolasi

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SITUBONDO, Tugujatim.id — Situasi darurat melanda kawasan terpencil Situbondo setelah bencana melumpuhkan seluruh jalur transportasi. Setidaknya, sekitar 1.500 warga terisolasi atas kejadian tersebut.

Kerusakan menyeluruh pada prasarana vital menimbulkan krisis kemanusiaan yang menuntut respons segera.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengungkapkan keprihatinan mendalam atas nasib ribuan warganya yang kini benar-benar terputus dari dunia luar. Menurut dia, perlu adanya penanganan cepat terhadap warga Situbondo di Desa Wringin Anom Kecamatan Jatibanteng.

Baca Juga: 375 Ternak Digelontor untuk Petani Situbondo, Kompensasi Kawasan Strategis Nasional Bandara KHR. As’ad Syamsul Arifin

“Ribuan orang kini terkurung tanpa kemampuan mobilitas sama sekali. Situasinya kritis dan mendesak solusi cepat,” tegas Mas Rio pada Sabtu (24/01/2026).

Kunjungan lapangan memperlihatkan kondisi mengkhawatirkan. Mas Rio terpaksa menelusuri bantaran sungai karena jalur darat sama sekali tidak ada. Infrastruktur jembatan roboh total, sementara ruas jalan hancur lebur dan mustahil bagi kendaraan atau manusia untuk melintas.

Dia menjelaskan, keterputusan akses mengakibatkan penyaluran bantuan dan pelayanan esensial sangat terhambat. Meski demikian, komitmen pemda untuk membantu tetap berjalan.

“Meski terbatas, upaya tanggap darurat terus kami jalankan,” ujarnya.

Aktivitas Sehari-hari Warga Lumpuh

Sebagai langkah instan, pasokan kebutuhan pokok berupa bahan pangan didistribusikan kepada warga. Bantuan ini menjadi prioritas utama demi menjaga keberlangsungan hidup masyarakat terdampak.

Sedangkan untuk solusi permanen, rencana rehabilitasi infrastruktur, khususnya rekonstruksi jembatan dan jalur penghubung tengah disusun. Sayangnya, dana terbatas menjadi hambatan serius.

“Kami berharap dukungan dari tingkat provinsi dan nasional agar pemulihan dapat direalisasikan. Tanpa konektivitas, kawasan ini benar-benar terkunci,” tambah Mas Rio.

Menurut dia, pemulihan konektivitas adalah prioritas mutlak untuk menormalkan kehidupan warga dan mencegah memburuknya kondisi sosial-humaniter.

Baca Juga: Pemkab Operasikan Layanan Medis Darurat Gratis di Tengah Kepungan Banjir Situbondo

Beby Syaifullah, salah satu penduduk yang menjadi korban, mengungkapkan, ada dua jembatan ambruk di kampungnya, satu di Dusun Wringin, satunya di Dusun Krajan. Pemerintah setempat telah mendatangi kedua lokasi tersebut.

“Akibatnya warga terkunci total. Tidak ada cara untuk keluar-masuk. Semua kegiatan, termasuk membeli keperluan sehari-hari, lumpuh,” tutur Beby.

Dia menyebutkan, di Dusun Krajan saja kurang lebih 150 keluarga mengalami dampaknya. Selama ini masyarakat biasa berbelanja ke area Wringinanom atau pusat Kecamatan Jatibanteng, sedangkan untuk keperluan besar menuju zona Besuki.

“Rute ini satu-satunya. Tidak tersedia alternatif lain. Jembatan ini menjadi nadi kehidupan bagi penduduk Desa Patemon dan Dusun Krajan untuk mencapai pasar,” jelas Beby.

Kondisi ini menjadikan restorasi infrastruktur sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditunda agar roda perekonomian dan interaksi sosial masyarakat dapat berfungsi kembali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Diki Febrianto

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Bencana di SitubondoBerita Kabupaten Situbondo hari iniBupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu PrayogoKabupaten Situbondo hari iniSitubondo
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Jemaah haji Tuban.

8 Jemaah Haji Tuban Tunda Berangkat pada 2026, Kuota Diganti Antrean Cadangan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID