• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tukang becak Sunan Bonang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban Anthon Tri Laksono menemui massa aksi tukang becak Sunan Bonang saat demo pada Rabu (04/02/2026). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Ratusan Tukang Becak Sunan Bonang Datangi Kantor Bupati Tuban, Tolak Shuttle dan Bentor

Dwi Linda by Dwi Linda
6 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Ratusan tukang becak wisata Makam Sunan Bonang yang mangkal di Terminal Kebonsari, Kabupaten Tuban, Jatim, menggeruduk Kantor Bupati Tuban, Rabu (05/02/2026). Tukang becak Sunan Bonang ini demo menuntut penataan transportasi peziarah yang dinilai semakin meresahkan dan berdampak langsung pada menurunnya penghasilan.

Aksi tersebut dipicu keberadaan angkutan shuttle dan becak motor (bentor) yang belakangan ramai mengangkut peziarah ke kawasan Makam Sunan Bonang. Para tukang becak Sunan Bonang ini menilai keberadaan angkutan tersebut mengambil ruang dan rezeki transportasi tradisional yang selama ini menjadi tulang punggung mereka.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: 200 Becak Listrik Disalurkan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Apresiasi Bantuan Prabowo

Dalam aksi itu, perwakilan tukang becak Sunan Bonang diterima langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban Anthon Tri Laksono. Pertemuan berlangsung di kantor bupati dan menghasilkan sejumlah kesepakatan awal.

Berdasarkan hasil pertemuan, disepakati empat poin utama. Pertama, seluruh bus peziarah yang bertujuan ke Makam Sunan Bonang wajib masuk dan parkir di Terminal Wisata Kebonsari Tuban. Kedua, penghentian operasional shuttle yang mengangkut peziarah menuju makam.

Ketiga, penertiban becak motor (bentor) yang dinilai mengganggu pengguna jalan lain sekaligus melanggar aturan. Keempat, mengembalikan becak sebagai moda transportasi utama peziarah di kawasan wisata religi tersebut.

Janji Penataan Transportasi Peziarah Bertahap

Anthon Tri Laksono menegaskan, penataan transportasi peziarah memang menjadi pekerjaan rumah yang tidak sederhana karena menyangkut persoalan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ketika ada peluang ekonomi, pasti dimanfaatkan. Itu wajar. Tapi di sisi lain, teman-teman di Terminal Kebonsari merasa penghasilannya berkurang. Maka hari ini kita sepakat, bus peziarah memang harus masuk ke Terminal Kebonsari,” ujarnya.

Dia mengakui, selama ini masih banyak bus yang berhenti di luar terminal. Karena sejumlah wilayah di Tuban ada potensi wisata Religi lainnya sehingga memunculkan praktik shuttle. Celah inilah yang kemudian dimanfaatkan untuk mengangkut peziarah masuk ke area makam.

“Terkait shuttle, ini muncul karena ada bus yang tidak masuk terminal. Ini ekonomi. Tapi dampaknya dirasakan oleh tukang becak,” imbuhnya.

Soal bentor, Anthon menegaskan, secara aturan keberadaannya tidak diperbolehkan. DLHP bersama pihak terkait akan menertibkan secara bertahap.

“Bentor ini jelas tidak sesuai aturan. Kami akan fokus menata, tapi penataan ini tidak bisa instan. Butuh dukungan semua pihak,” katanya.

Dia menegaskan, hasil kesepakatan ini akan ditindaklanjuti dengan langkah penertiban di lapangan. Namun, dia juga menekankan bahwa penyelesaian persoalan transportasi peziarah tidak bisa dilakukan secara kaku karena menyangkut dinamika sosial.

“Ini bukan soal gagal atau tidak gagal. Ini evaluasi. Penataan sosial memang selalu ada pergeseran. Yang penting kita menuju kondisi yang lebih tertib dan adil,” tandasnya.

Baca Juga: 100 Becak Listrik dari Presiden Prabowo Diserahkan pada Tukang Becak Lansia Tuban

Sementara itu, salah satu tukang becak peserta aksi, Slamet, mengaku penghasilannya turun drastis sejak shuttle dan bentor beroperasi di kawasan Makam Sunan Bonang.

“Sejak ada shuttle sama bentor, penumpang becak makin sepi. Kadang sehari narik cuma dapat satu dua penumpang. Padahal, kami sudah puluhan tahun nglayani peziarah di sini,” ujarnya.

Dia menegaskan, para tukang becak tidak menolak penataan, namun berharap kebijakan pemerintah berpihak pada transportasi tradisional.

“Kami tidak minta macam-macam. Becak ini sudah jadi transportasi resmi peziarah sejak dulu. Kalau semua diambil shuttle, kami mau makan apa,” keluhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniMakam Sunan Bonang di TubanTubanTukang becak di Sunan bonangTukang becak di Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kabupaten Jember.

Kabupaten Jember Raih Peringkat 7 Nasional untuk Pelayanan Publik Terbaik 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID