Tugujatim.id – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur mendorong kampus-kampus swasta terus berinovasi. Dorongan LLDikti Wilayah VII Jatim ini seturut dengan segmentasi setiap kampus swasta yang dipetakan oleh satuan kerja Kemdiktisaintek yang bertugas memfasilitasi peningkatan mutu perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Jawa Timur ini.
“Semua punya segmentasi masing-masing. Untuk itu kampus perlu mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki oleh masing-masing kampus, selama punya pikiran optimal pasti hasilnya nanti maksimal,” ujar Kepala LLDikti Wilayah VII Jatim Prof Dyah Sawitri pada Sabtu (07/02/2026).
Baca Juga: Pengukuhan Guru Besar, LLDIKTI Optimis Unikama Mampu Berikan Dampak Besar bagi Bangsa dan Negara
Prof Dyah berpandangan, potensi dari kampus swasta yang dioptimalkan dapat berbanding lurus dengan penerimaan mahasiswa setiap tahunnya. Dia berkaca pada data yang ada di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), sebuah sistem basis data terpusat dan terintegrasi yang menghimpun data penyelenggaraan pendidikan tinggi di seluruh Indonesia, baik negeri maupun swasta.
“Di Jawa Timur, naik jumlahnya. Pada 2024 hingga 2025 lalu naik 10-14 ribuan. Kenaikan jumlah mahasiswa yang terdata di PDDikti. Untuk tahun ini masih berjalan, pasti juga naik,” lanjutnya.
Tepis Penerimaan Mahasiswa Swasta Menurun
Selain itu, Prof Dyah mengaku dirinya sudah berkunjung ke kampus-kampus swasta untuk menanyai perolehan mahasiswa setiap tahunnya. Dia menepis adanya keluhan dari kampus swasta yang mengaku penerimaan mahasiswa menurun setiap tahunnya.
“Kami ke lapangan, kami tanyai langsung pimpinan masing-masing kampus, naik jumlah perolehan mahasiswanya. Itu karena optimalisasi kekuatan tiap-tiap kampus,” tandasnya.
Baca Juga: Raker LLDikti Wilayah 7 Jatim Hadirkan Anugerah Kampus Unggulan
Untuk itu, Prof Dyah mendorong agar kampus swasta terus berinovasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi. Hal itu bisa dilakukan dalam beragam cara, seperti membuka program studi (prodi) baru yang diminati oleh masyarakat. Selain itu, optimalisasi pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Jadilah inovator dalam bidang pendidikan tinggi untuk memenangkan persaingan. Baik soal risetnya, dari sisi prodinya, dari pengabdiannya,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








