• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
LPG melon.

Warga Tuban yang kecewa membawa pulang tabung gas LPG melon kosong bersama-sama karena tidak mendapatkan jatah stok pada Sabtu (04/04/2026). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tak Kebagian LPG Melon, Warga Tuban Dekat Pangkalan Berjam-jam Antre Pulang Tangan Kosong

Dwi Linda by Dwi Linda
2 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Kelangkaan LPG subsidi 3 kilogram atau LPG melon di Kabupaten Tuban, Jatim, tidak hanya dirasakan warga dari luar wilayah. Bahkan, warga yang tinggal di sekitar pangkalan pun harus pulang dengan tangan kosong setelah berjam-jam mengantre.

Kondisi itu dialami Inawaroh, warga Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban. Sejak pagi, dia sudah datang ke pangkalan LPG melon yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya. Namun, upaya dia tetap tidak membuahkan hasil.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Antrean Mengular sejak Pagi, Warga Tuban “Berebut” LPG 3 Kg di Pangkalan

Meski telah ikut mengantre cukup lama bersama puluhan warga lainnya, dia tidak mendapatkan jatah gas melon yang dibutuhkan untuk memasak.

“Saya sudah antre dari pagi, tapi tetap tidak kebagian,” ujarnya.

Padahal, sebagai warga yang tinggal di sekitar pangkalan, dia berharap memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan LPG subsidi. Namun kenyataannya, stok yang terbatas membuat banyak warga harus gigit jari.

Setelah tidak mendapatkan LPG melon, Inawaroh terpaksa kembali ke rumah tanpa membawa apa pun. Dia pun harus mencari cara lain untuk tetap bisa memasak kebutuhan sehari-hari.

“Terpaksa pulang, lanjut masak pakai kayu bakar,” tuturnya.

Pemilik Pangkalan Jual LGP Hanya 2 Jam Ludes

Sementara itu, pemilik pangkalan, Andi Mustami, menyampaikan, pihaknya menerima kiriman sebanyak 180 tabung LPG 3 kg. Namun, jumlah tersebut tidak mampu mencukupi tingginya permintaan warga.

“Dapat kiriman 180 tabung. Tidak sampai dua jam sudah habis,” jelasnya.

Dia mengaku, kondisi seperti ini sudah berlangsung dalam tiga hari terakhir. Meski distribusi disebut berjalan rutin, dia mengatakan, lonjakan permintaan membuat stok cepat habis.

Menurut dia, kiriman LPG hampir datang setiap hari dan kondisi di sekitar pangkalan sebenarnya tergolong normal. Namun, tingginya kebutuhan masyarakat membuat antrean tetap tidak terhindarkan.

Dalam proses penjualan, pihak pangkalan tidak membatasi asal pembeli. Siapa pun yang datang tetap dilayani selama stok masih tersedia.

“Kami tidak membedakan pembeli dari mana. Tapi satu orang hanya boleh beli satu tabung,” terangnya.

Baca Juga: Distribusi Pertamina Lancar, Warga Tuban Justru Rebutan Gas LPG 3 Kg

Pembatasan tersebut dilakukan agar lebih banyak warga bisa mendapatkan LPG. Meski demikian, dia mengatakan, jumlah yang terbatas tetap membuat sebagian warga tidak kebagian.

Dia juga memperkirakan kiriman berikutnya akan kembali datang pada Senin (06/04/2026). Warga pun diharapkan bisa kembali mencoba mendapatkan LPG pada distribusi berikutnya.

Warga berharap ada solusi konkret dari pihak terkait agar distribusi LPG bisa lebih merata dan tidak lagi menimbulkan antrean panjang hingga warga harus pulang tanpa hasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniDistribusi LPG 3 kgKabupaten Tuban hari iniKelangkaan LPG 3 kgStok LPG 3 kg di TubanStok LPG melon di TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Muscab PKB Sidoarjo.

Bupati Subandi Dukung Muscab PKB Sidoarjo Ke-6, Hasilkan Terobosan Baru Kuatkan Ekonomi hingga UMKM

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID