JOMBANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang kembali melanjutkan program seragam gratis bagi siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Total anggaran seragam gratis di Jombang yang disiapkan mencapai Rp18 miliar.
Nilai tersebut mengalami penyesuaian dibanding tahun sebelumnya, seiring dengan adanya penambahan satu setel seragam pramuka bagi setiap siswa penerima manfaat.
Baca Juga: Geruduk Gedung DPRD Jombang, Pendemo Desak Pembatalan Seragam Anggota Dewan Setengah Miliar Rupiah
Berdasarkan data yang dihimpun, alokasi anggaran seragam gratis di Jombang tersebut terbagi dalam beberapa komponen utama. Untuk pengadaan kain seragam siswa SMP/MTs, disiapkan anggaran sebesar Rp5,37 miliar, sedangkan untuk kain seragam SD/MI sebesar Rp3,51 miliar.
Selain itu, biaya jasa penjahitan juga menjadi bagian penting dalam program ini, dengan rincian Rp5,98 miliar untuk seragam SMP/MTs dan Rp3,92 miliar untuk seragam SD/MI.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang Wor Windari mengatakan, program ini adalah bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan sekaligus upaya meringankan beban biaya wali murid saat memasuki tahun ajaran baru.
Pihaknya pun memastikan bahwa program ini telah memasuki tahap pelaksanaan. Seluruh perencanaan anggaran sudah disiapkan dan kini tinggal menjalankan proses teknis di lapangan.
“Untuk tahun ajaran 2026/2027, ada tambahan satu setel seragam pramuka. Saat ini program sudah mulai berproses,” jelas dia, Rabu (15/04/2026).
Kadisdikbud Harap Distribusi Tepat Waktu
Wor Windari juga berharap agar proses distribusi seragam dapat berjalan tepat waktu. Menurut dia, penyaluran seragam gratis di Jombang diharapkan bisa dilakukan segera setelah proses penerimaan peserta didik baru selesai, sehingga siswa bisa langsung memakainya sejak awal masuk sekolah.
“Harapannya distribusi bisa sesuai jadwal, jadi siswa dapat langsung memanfaatkan seragam tersebut di awal tahun ajaran,” sambung dia.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan seragam gratis Disdikbud Jombang Rhendra Kusuma menambahkan, saat ini tahapan pengadaan masih difokuskan pada pemilihan penyedia kain melalui sistem e-katalog.
“Setelah pengadaan kain selesai, proses akan dilanjutkan dengan pengukuran siswa dan penjahitan seragam,” jelas Rhendra.
Dia pun memastikan bahwa timeline pelaksanaan program telah disusun secara bertahap untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana. Pengadaan kain ditargetkan rampung pada Juli 2026, sedanggkan proses penjahitan diperkirakan selesai pada September 2026.
Baca Juga: Anggaran Seragam Gratis Kota Pasuruan Berkurang, Hanya Siswa Baru yang Dapat Bantuan
Dengan jadwal tersebut, pemerintah daerah optimistis distribusi seragam gratis dapat dilakukan tepat waktu. Program ini diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi siswa baru serta membantu orang tua dalam mengurangi pengeluaran pendidikan di awal tahun ajaran.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo menegaskan bahwa bantuan seragam sekolah gratis tetap dilanjutkan pada tahun ajaran 2026/2027.
“Jika sebelumnya hanya seragam nasional, nantinya akan ditambah dengan seragam pramuka,” tutur Agus.
Pemkab Jombang, dia melanjutkan, mengalokasikan anggaran sebesar Rp18 miliar untuk program ini yang digunakan untuk pengadaan kain dan biaya untuk penjahitan, sehingga seragam yang diberikan kepada siswa sudah merupakan seragam jadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Anang Panca Kurniawan
Editor: Dwi Lindawati








