• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Perwakilan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Devi Athok menyampaikan keberatan atas rencana pertandingan Arema FC versus Persebaya di Stadion Kanjuruhan. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Tolak Laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Ini Alasannya!

Dwi Linda by Dwi Linda
3 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya menuai penolakan dari keluarga korban Tragedi Kanjuruhan yang rencananya digelar pada Selasa (28/04/2026). Perwakilan keluarga yang tergabung dalam Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK) sampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Malang, Selasa malam (14/04/2026).

Perwakilan YKTK Devi Athok mengatakan alasan menolak pertandingan tersebut. Salah satunya Stadion Kanjuruhan jadi lokasi meninggalnya anak-anak dan saudara-saudara mereka sehingga meninggalkan luka dan duka mendalam.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Baca Juga: Peringatan 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Massa Demo Serukan 10 Tuntutan di Gedung DPRD Malang

“Pertandingan besar seperti Arema FC versus Persebaya dapat memicu trauma psikologis bagi korban dan masyarakat,” kata Devi.

Dia menegaskan, pihaknya menolak normalisasi tragedi seolah-olah Tragedi Kanjuruhan selesai dan tidak berdampak. Dia menilai laga ini digelar semata-mata untuk meraup keuntungan, tanpa memikirkan trauma dan duka yang dialami keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

“Trauma dan duka masih terasa betul di kehidupan kami,” ujar Devi.

Keluarga Korban Minta Pindah Stadion

Alasan lainnya adalah pihak YKTK masih meragukan kesiapan pengamanan dan manajemen kerumunan apabila ada pertandingan besar yang digelar di Stadion Kanjuruhan. Devi menegaskan, keselamatan suporter dan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Dia mendesak agar pertandingan ini dipindahkan ke stadion lain sebagai bentuk penghormatan terhadap korban dan keluarga yang masih berduka. Dia meminta penyelenggara maupun polisi agar menghormati suara keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Baca Juga: Aremania Gelar Doa di Pusara Pendiri Arema dan Korban Tragedi Kanjuruhan di Perayaan HUT Ke-37

“Kami meminta agar pertandingan Arema FC vs Persebaya dilaksanakan di stadion lain yang lebih aman dan tidak meninggalkan luka mendalam,” kata Devi.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang Zulham Akhmad Mubarrok mengatakan, pihaknya telah menampung semua aspirasi dari keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Dia mengatakan, aspirasinya akan dikomunikasikan dengan Polres Malang dan pihak terkait lainnya dalam waktu dekat.

Arema vs Persebaya di Kanjuruhan.
Anggota DPRD Kabupaten Malang menemui keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang)

“Kami tampung dulu. Kami butuh waktu untuk koordinasi dengan penyelenggara,” kata Zulham.

Dia menambahkan, juga mendengar ada pro dan kontra di kalangan Aremania terkait laga dua klub sepak bola tersebut. Pihak yang kontra pun menegaskan mereka tidak akan datang untuk menonton.

“Memang ada pro dan kontra di Aremania, tapi tidak sampai ada penolakan secara resmi. Bagi yang kontra, mereka sepakat tidak datang,” ujar Zulham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Arema FC vs Persebaya SurabayaBerita Kabupaten Malang hari iniKabupaten Malang hari inikorban tragedi kanjuruhanMalang
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Yai Mim

Ini Penjelasan Medis Penyebab Kematian Yai Mim dari Dokkes Polresta Malang Kota

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID