• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sendang Pamojan.

Tradisi Sendang Pamojan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Selasa (19/05/2026). (Foto: M. Imron Fauzi/Tugu Jatim)

Tradisi Sendang Pamojan, Ratusan Warga Jember Ritual di Mata Air Keramat Simbol Rasa Syukur

Dwi Linda by Dwi Linda
2 weeks ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

JEMBER, Tugujatim.id – Ratusan warga berkumpul di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, untuk mengikuti ritual adat Sendang Pamojan yang telah diwariskan secara turun-temurun pada Selasa (19/05/2026).

Tradisi yang digelar di sekitar mata air yang diyakini keramat dan membawa keberkahan itu menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki dan kelestarian sumber kehidupan yang selama ini menopang kebutuhan warga sehari-hari.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Sejak pagi, masyarakat mulai memadati area Sendang Pamojan. Prosesi diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama dan tokoh adat setempat. Sejumlah sesaji berupa hasil bumi, tumpeng, jajanan tradisional, hingga hasil pertanian dibawa warga menuju lokasi ritual.

Tradisi tersebut tidak hanya diikuti masyarakat setempat, tetapi juga dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat.

Baca Juga: Festival Egrang Tanoker Jember Kembali Digelar, Permainan Tradisional Jadi Media Pendidikan Karakter

Tampak hadir wakil DPRD Jember, perwakilan dinas kepemudaan, olahraga, kebudayaan dan pariwisata (disporabudpar), camat Sukorambi, unsur TNI-Polri, kepala desa, hingga komunitas budaya.

Di tengah prosesi, warga tampak larut dalam suasana penuh khusyuk. Mereka memanjatkan doa untuk keselamatan, kesehatan, ketenteraman, dan keberkahan rezeki bagi masyarakat Desa Klungkung maupun Kabupaten Jember secara umum.

Masyarakat setempat meyakini Sendang Pamojan bukan sekadar sumber mata air biasa. Aliran air yang terus mengalir dipercaya keramat karena menjadi simbol keberkahan yang menopang kehidupan sehari-hari, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga sektor pertanian warga.

Tradisi Sarat Nilai Spiritual sebagai Sarana Mempererat Kebersamaan

Selain sarat nilai spiritual, tradisi Sendang Pamojan juga dipandang sebagai sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. Tradisi tahunan tersebut menjadi ruang berkumpul lintas generasi sekaligus media mengenalkan warisan budaya kepada generasi muda.

Camat Sukorambi Musyaffa yang hadir dalam kegiatan itu mengapresiasi seluruh pihak yang menjaga kelestarian tradisi tersebut.

Sendang Pamojan Jember.
Ratusan warga saat tradisi Sendang Pamojan di Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Selasa (19/05/2026). (Foto: M. Imron Fauzi/Tugu Jatim)

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak yang telah berinisiatif menghadirkan kegiatan luar biasa ini. Tradisi seperti Sendang Pamojan bukan hanya menjaga budaya leluhur, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya pada Rabu (20/05/2026).

Menurut dia, tradisi lokal memiliki peran penting dalam membangun nilai sosial di tengah masyarakat, terutama budaya gotong royong dan rasa syukur terhadap alam.

Baca Juga: Tradisi Malem Songo, 358 Pasang Calon Pengantin Tuban Siap Nikah di Malam 29 Ramadhan

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember Agung Nugroho. Dia menilai tradisi Sendang Pamojan memiliki nilai penting, baik secara sosial, budaya, maupun pendidikan.

“Tradisi seperti ini harus terus dijaga dan dilestarikan karena menjadi identitas budaya masyarakat Jember,” kata Agung.

Dia menambahkan, pelestarian budaya lokal juga berpotensi memperkuat sektor wisata budaya di Kabupaten Jember.

Melalui pelaksanaan tradisi tersebut, masyarakat berharap nilai-nilai kebersamaan, penghormatan terhadap alam, serta warisan budaya leluhur tetap terjaga dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : M. Imron Fauzi

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Jember hari iniJemberKabupaten Jember hari iniTradisi Sendang Pamojan di JemberTradisi Sendang Pamojan Jember
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Departemen Akuntansi UM.

Departemen Akuntansi UM Gelar FGD, Dorong Penguatan Transparansi Pajak Global 

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID