MALANG, Tugujatim.id – Perumda Jasa Yasa merespons video viral wisatawan yang mengeluh soal tiket ganda di kawasan Pantai Ngliyep. Dalam video tersebut, wisatawan harus membayar dua tiket sebelum masuk ke Pantai Ngliyep.
Direktur Utama Perumda Jasa Yasa R Djoni Sudjatmoko mengatakan, pihaknya telah menerima keluhan serupa selama tiga tahun terakhir melalui direct message di Instagram. Dia mengatakan menerima keluhan sejak memindahkan loket masuk ke area bawah.
Baca Juga: Di Balik Keindahan Sunset yang Indah, Pantai Ngliyep Simpan Sejuta Mitos dan Misteri
Sebelumnya, karcis masuk Pantai Ngliyep dan Pantai Pasir Panjang ditarik secara bersamaan di jalan umum milik Pemerintah Kabupaten Malang. Sejak tiga bulan lalu, sepakat penarikan tiketnya dilakukan secara terpisah.
“Kami pindahkan loket ke bawah, namun pengelola Pantai Pasir Panjang masih tetap menarik karcis di jalan umum,” ujar Djoni, Selasa (25/05/2026).
Sebelum adanya pemindahan loket, dia mengatakan, wisatawan kena biaya sebesar Rp15 ribu untuk dua karcis sekaligus. Tiket terusan tersebut mencakup akses masuk ke Pantai Ngliyep dan Pantai Pasir Panjang. Kedua pantai ini memiliki jalan masuk yang sama, namun pintu masuknya berbeda.
Baca Juga: Menikmati Wisata Sunset Emas di Pantai Ngliyep
Loket Pantai Pasir Panjang yang masih bertahan di jalan umum ini membuat wisatawan harus membayar dua kali meskipun tidak berniat untuk mengunjungi pantai tersebut. Akibatnya, wisatawan tetap membayar karcis senilai Rp15 ribu.
Djoni mengatakan, pihaknya telah koordinasi dengan Pemkab Malang terkait hal ini. Dari koordinasi tersebut diputuskan bahwa pengelola wisata tidak lagi diperkenankan memungut tiket di jalan umum.
“Kami sudah komunikasikan hal ini kepada muspika. Kami juga minta ke satpol PP untuk penertiban,” ujar Djoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer : Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Dwi Lindawati








