• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pertamax

Pengendara roda dua mengantre untuk mengisi Pertalite di SPBU Kabupaten Probolinggo. Permintaan BBM subsidi meningkat setelah harga Pertamax naik hampir Rp4.000 per liter mulai 10 Juni 2026. (Foto: Umi Kulsum/ Tugu Jatim)

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Warga Probolinggo Mulai Beralih ke Pertalite

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
3 days ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax RON 92 menjadi Rp16.250 per liter mulai Rabu (10/6/2026) mulai dirasakan masyarakat. Selisih harga yang cukup jauh membuat sebagian pengguna Pertamax memilih beralih ke Pertalite untuk menekan pengeluaran harian.

Penyesuaian harga tersebut membuat Pertamax mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Tidak hanya Pertamax, harga Pertamax Green 95 juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Sementara itu, harga BBM subsidi masih bertahan. Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini langsung memicu respons dari sejumlah konsumen. Banyak pengguna kendaraan mulai mempertimbangkan kembali jenis bahan bakar yang digunakan sehari-hari.

Salah satunya Anang Febrian. Warga Dringu Probolinggo itu mengaku terpaksa beralih ke Pertalite setelah harga Pertamax mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

“Kalau sebelumnya masih bisa isi Pertamax, sekarang saya pilih Pertalite. Selisih harganya lumayan terasa untuk kebutuhan harian,” ujarnya.

Menurut Anang, kenaikan hampir Rp4.000 per liter membuat biaya transportasi menjadi lebih besar, terutama bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan setiap hari untuk bekerja maupun beraktivitas.

Baca Juga : BBM Naik, Driver Ojol  di Tuban Mulai Hitung Ulang Pengeluaran Harian

Masyarakat Harap Harga Tetap Stabil

Kenaikan harga BBM selalu menjadi perhatian masyarakat karena berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan pengeluaran rumah tangga.

Anang juga berharap harga bahan bakar tidak kembali mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Tidak hanya itu, distribusi Pertalite diharapkan tetap aman, apabila terjadi peningkatan permintaan, akibat peralihan dari pengguna Pertamax.

“Saya harap stok pertalite aman, karena saya lihat sudah banyak penjual bensin yang kehabisan stok Pertalite” ujarnya.

Selain itu, masyarakat berharap kenaikan harga BBM tidak memicu lonjakan harga kebutuhan pokok maupun biaya distribusi barang yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

Pertamax
Sejumlah SPBU di Probolinggo kehabisan stok pertalite setelah kenaikan harga BBM Pertamax. (Foto : dok. Istimewa)

SPBU Belum Hitung Dampak Kenaikan

Meski banyak konsumen mulai beralih ke Pertalite, dampak kenaikan harga Pertamax terhadap pola konsumsi BBM di SPBU belum bisa diketahui secara pasti.

Pengelola SPBU, Syaiful, mengatakan pihaknya masih menunggu data penjualan dalam beberapa hari ke depan untuk melihat perubahan serapan BBM setelah penyesuaian harga diumumkan.

“Sebab perubahan harga baru diumumkan tadi malam. Nanti setelah 24 jam baru kami lakukan rekap. Untuk melihat dampaknya secara menyeluruh mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu ke depan,” jelasnya.

Namun demikian, ia tidak menampik adanya potensi peningkatan konsumsi Pertalite jika semakin banyak pengguna Pertamax memutuskan beralih ke BBM subsidi.

Dalam beberapa momentum kenaikan harga BBM nonsubsidi sebelumnya, perubahan pola konsumsi masyarakat memang kerap terjadi. Pengguna kendaraan biasanya memilih jenis bahan bakar yang dianggap lebih sesuai dengan kondisi ekonomi mereka.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Umi kulsum

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: Berita Kabupaten ProbolinggoBerita Kabupaten Probolinggo hari iniberita probolinggoHarga Pertamax naik Juni 2026Pertamax naik memilih beralih ke PertaliteProbolinggoProbolinggo hari ini
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID