• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Penjambretan.

Pasutri pelaku penjambretan ASN BPN Surabaya ini dibekuk Polrestabes, Sabtu (20/06/2026). (Foto: Humas Polrestabes Surabaya)

Terungkap! Pasutri di Surabaya Pelaku Penjambretan ASN BPN hingga Tewas, Residivis Sudah Beraksi 7 Kali

Dwi Linda by Dwi Linda
2 hours ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Polisi mengungkap identitas pelaku penjambretan yang menyebabkan tewasnya Widya Riskyanti, 28, staf Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Surabaya. Salah satu pelaku penjambretan ASN BPN Surabaya yang telah ditangkap diketahui merupakan residivis dan pernah melakukan aksi kejahatan bersama istrinya.

Tersangka berinisial N, 23, warga Jalan Dupak Bandarejo, Surabaya, ditangkap anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya setelah dilakukan penyelidikan atas kasus penjambretan yang terjadi di Jalan Kusuma Bangsa, belakang Grand City Surabaya.

You might also like

Pengasuh ponpes di Bululawang.

Pengasuh Ponpes di Bululawang Resmi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual usai 4 Korban Melapor

16/06/2026 8:03 PM
Sopir Ocean Garden.

GPS Bongkar Aksi 2 Sopir Ocean Garden Turen Malang Curi Bahan Makanan, Modus Tambah Muatan!

15/06/2026 6:26 PM

Baca Juga: Berjuang 4 Hari Pasca Di Jambret, ASN BPN Surabaya Akhirnya Meninggal

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan, dalam peristiwa yang menewaskan korban, N berperan sebagai joki sepeda motor. Dia beraksi bersama seorang rekannya yang kini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Tersangka N berperan sebagai joki saat menjambret korban,” katanya, Sabtu (20/06/2026).

Menurut AKBP Edy, kedua pelaku memepet sepeda motor yang dikendarai Widya saat korban dalam perjalanan pulang kerja. Pelaku kemudian merampas tas milik korban hingga menyebabkan kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

“Korban terjatuh, mengalami luka berat di bagian kepala, sempat dirawat dalam kondisi tidak sadarkan diri dan akhirnya meninggal dunia,” ujarnya.

Korban diketahui merupakan staf di Kantor BPN Kota Surabaya. Setelah kejadian pada Selasa sore (02/06/2026), korban dilarikan ke RSUD Dr Soetomo Surabaya dan menjalani perawatan intensif selama empat hari sebelum akhirnya meninggal dunia pada Jumat (05/06/2026).

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap N di rumahnya di kawasan Jalan Dupak Bandarejo pada Rabu (03/06/2026). Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat beraksi, kartu identitas korban, kartu ATM korban, serta tas milik korban.

Selain terlibat dalam penjambretan yang menewaskan Widya, hasil pemeriksaan mengungkap bahwa N merupakan pelaku kejahatan jalanan yang cukup aktif. Polisi mencatat tersangka telah melakukan sedikitnya tujuh aksi kriminal, terdiri dari enam kasus penjambretan dan satu kasus pencurian kendaraan bermotor.

“Pelaku ini merupakan pemain lama yang sudah keluar masuk penjara,” jelasnya.

Catatan Kejahatan Pelaku Jambret

Sementara itu, Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Evan Caesar Ibrahim menyebut tersangka merupakan residivis yang sudah dua kali keluar masuk penjara.

“Jambret enam, curanmor satu. Dia residivis. Jadi di rumahnya ada empat tas,” kata Evan.

Polisi mencatat aksi penjambretan yang dilakukan tersangka tersebar di sejumlah wilayah Surabaya, di antaranya Genteng, Bubutan, Pasar Loak, Jalan Cepu, Gubeng, Osowilangun, Jalan Kalibutuh hingga Jalan Gundih.

Fakta lain yang terungkap, tersangka tidak selalu beraksi dengan komplotan yang sama. Dalam salah satu kasus penjambretan di Jalan Cepu, N bahkan menjalankan aksinya bersama sang istri.

“Sebelum puasa main bersama istrinya. Di Jalan Cepu sama istrinya, hasil dua HP dan tas warna biru,” ungkap Evan.

Sementara untuk kasus pencurian kendaraan bermotor, tersangka disebut beraksi di kawasan Gubeng.

Saat diperiksa penyidik dan diinterogasi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan, N mengakui perbuatannya. Dia juga mengakui telah dua kali menjalani hukuman penjara.

“Saya salah Pak. Dua kali ini. Selain jambret nyuri motor,” ujar N.

Baca Juga: Pelaku Jambret Kalung Emas Milik Nenek-Nenek di Pasuruan Oknum Perangkat Desa

Diberitakan sebelumnya, keluarga korban sempat berharap kondisi Widya membaik setelah menjalani operasi di RSUD Dr Soetomo. Namun harapan tersebut pupus setelah kondisi korban terus menurun akibat luka berat di bagian kepala.

Ibu korban, Isnaini Budiarti, 53, mengatakan, putrinya mulai mendapatkan perawatan pada Selasa malam setelah ditemukan tergeletak di Jalan Kusuma Bangsa.

“Dirawat mulai Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat sekitar jam 3 sore meninggal dunia,” kata Isnaini.

Dia mengaku pertama kali mengetahui kejadian yang menimpa anaknya dari tetangga di Rusun Indrapura. Saat itu, keluarga sempat mengira korban mengalami kecelakaan lalu lintas.

“Luka di bagian kepala paling banyak. Dia saat ditemukan tergeletak, helm copot,” ujarnya.

Menurut Isnaini, sebelum mendapat kabar kejadian tersebut, dirinya sempat merasa cemas karena hingga pukul 18.00 WIB korban tidak kunjung pulang ke rumah. Pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada korban hanya menunjukkan tanda centang satu dan panggilan telepon tidak direspons.

Korban diduga menjadi sasaran penjambretan saat melintas di belakang Grand City Surabaya dalam perjalanan pulang kerja. Tas milik korban yang berisi telepon seluler, dompet dan sejumlah barang pribadi berhasil dibawa kabur pelaku.

“Kejadiannya saat pulang kerja. Benda yang diambil tas isinya barang-barang, ponsel, dan dompet,” tutur Isnaini.

Polisi saat ini masih memburu satu pelaku lain yang berperan sebagai eksekutor penjambretan dan telah memasukkannya ke dalam daftar pencarian orang. Penyidik juga terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi kejahatan lain di Surabaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M.Khaesar

Editor: Dwi Lindawati

Tags: ASN BPN korban tewas dijambretASN BPN Surabaya dijambretBerita Kota Surabaya hari iniKota Surabaya hari iniPenjambretan ASN BPN SurabayaSurabaya
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pengasuh ponpes di Bululawang.

Pengasuh Ponpes di Bululawang Resmi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual usai 4 Korban Melapor

by Dwi Linda
16/06/2026 8:03 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Satres Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang menetapkan seorang pengasuh pondok pesantren berinisial T sebagai tersangka...

Sopir Ocean Garden.

GPS Bongkar Aksi 2 Sopir Ocean Garden Turen Malang Curi Bahan Makanan, Modus Tambah Muatan!

by Dwi Linda
15/06/2026 6:26 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Polisi menangkap dua sopir Ocean Garden di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jatim, yang diduga mencuri bahan makanan...

Komplotan remaja di Blitar.

Modus “Penggerebekan Palsu”, Komplotan Remaja di Blitar Umpankan Pacar Sendiri demi Peras Korban

by Dwi Linda
11/06/2026 9:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Nasib apes menimpa GNS, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun asal Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Niat hati...

Rokok ilegal di Blitar.

Peredaran Rokok Ilegal di Blitar hingga Trenggalek Picu Kerugian Negara Rp1,21 Miliar

by Dwi Linda
11/06/2026 8:24 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Peredaran barang kena cukai ilegal masih marak terjadi di wilayah jalur selatan Jawa Timur. Kantor Pengawasan dan...

Next Post
SPPG Jombang.

SPPG Jombang Jember Berdayakan Warga Lokal, 49 Orang Kini Punya Penghasilan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID