• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dartadi dengan lengan kirinya yang patah memasak nasi goreng dengan mesin pengaduk hasil inovasinya serta dibantu istrinya pada Kamis malam (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Dartadi dengan lengan kirinya yang patah memasak nasi goreng dengan mesin pengaduk hasil inovasinya serta dibantu istrinya pada Kamis malam (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Viral, Penjual Nasgor di Malang Aduk Nasi Pakai Mesin

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Penjual nasi goreng (nasgor) di Kota Malang bernama Dartadi, 60, viral di media sosial. Lantaran penjual nasgor di Jalan Muharto Gang 5B itu terus bekerja meski memiliki kekurangan fisik. Bahkan dari tangan kreatifnya, rombong nasgor dia rombak hingga memiliki mesin pengaduk nasi.

Ya, lengan kirinya patah dalam insiden kecelakaan di Madura pada 2018 silam hingga membuat lengannya tak berfungsi secara normal. Namun, hal itu tak membuatnya patah semangat untuk tetap berjualan nasgor meski hanya menggunakan satu tangan.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Dartadi yang juga memiliki keahlian instalasi elektronik dan las itu berhasil menyisipkan mesin pengaduk nasi dengan penggerak motor dinamo. Tak hanya untuk mengaduk nasi, mesin itu juga bisa mengeluarkan air untuk membersihkan wajan nasi goreng.

Dartadi tetap cekatan meski memasak nasgor dibantu mesin pengaduk pada Kamis malam (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Dartadi tetap cekatan meski memasak nasgor dibantu mesin pengaduk pada Kamis malam (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Mesin itu dia buat dari bahan-bahan perkakas. Dia merangkai besi-besi dan pisau layaknya jari-jari pengaduk. Mesin itu dia pasang menggantung di atas wajan dan bisa diatur kecepatan putarnya.

“Saya buat mesin ini awalnya karena kena musibah kecelakaan yang membuat lengan saya patah. Kemudian tenaga saya gak mampu, tapi harus tetap bekerja untuk anak istri,” ujarnya saat ditemui Kamis malam (14/10/2021).

Dia mengaku bisa menggunakan mesin itu dengan sempurna setelah melakukan eksperimen selama setahun lebih. Dalam eksperimen itu, dia bahkan sempat hampir putus asa karena terus mengalami kegagalan.

Dartadi tampak melayani pesanan dari para pelanggan nasgornya pada Kamis malam (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Dartadi tampak melayani pesanan dari para pelanggan nasgornya pada Kamis malam (14/10/2021). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Ayah 3 anak ini memanfaatkan waktu luangnya untuk melakukan uji coba mesin tersebut. Dia biasa berjualan nasgor mulai pukul 18.00-01.00. Bahkan usai berjualan, dia juga sering mengutak-atik mesin itu hingga Subuh.

“Saya buat ini hampir 1,5 tahun, tapi baru sempurna sekitar 6 bulan terakhir. Jadi setahun itu bongkar pasang, pulang kerja sampai mau kerja lagi. Pasang gak cocok, bongkar lagi. Selama setahun, sampai stres saya dan hampir putus asa,” ucapnya.

Penjual nasgor yang sudah berjualan selama 8 tahun itu juga sempat mempekerjakan orang lain dalam usahanya. Namun lantaran beda rasa, banyak pelanggan yang meninggalkannya.

Melalui mesin pengaduk nasi hasil inovasinya, kini para pelanggannya berangsur mulai kembali dan bisa meningkatkan jumlah penjualan. Dalam sehari, dia bisa menghabiskan 8-10 kilogram nasi dengan didampingi Maryam, istrinya.

“Alhamdulillah, sekarang pendapatan sudah normal. Sehari habis 8-10 kilogram nasi meski dulu sebelum pandemi bisa sampai 15 kilogram,” ucapnya.

 

Tags: Berita Viralkisah inspiratifKota MalangNasgorPenjual nasgor kreatifViral penjual nasgor
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Warga membawa S, korban asal Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang ditemukan tewas usai terseret arus banjir di Sungai Kali Amprong, Kabupaten Malang, Jumat (15/10/2021). (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Terseret Arus Banjir, Warga Poncokusumo Malang Tewas di Sungai Amprong

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID