• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi kerja dari rumah di depan laptop yang kerap menyebabkan Computer Vision Syndrome. (Foto: Pexels) tugu jatim

Ilustrasi kerja dari rumah di depan laptop yang kerap menyebabkan Computer Vision Syndrome. (Foto: Pexels)

Waspada Gejala Computer Vision Syndrome Selama WFH

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini telah membawa perubahan bagi kehidupan. Salah satunya mengharuskan sebagian pegawai yang tadinya bekerja di kantor, namun sekarang harus bekerja dari rumah (Work From Home). Gadget menjadi alat utama bagi mereka yang melaksanakan WFH.

Namun tahukan kamu? penggunaan komputer atau gawai yang terlalu lama bisa berpotensi mengakibatkan Computer Vision Syndrome. Yaitu kondisi dimana mata memerah, berair, gatal, kadang-kadang sampai sakit kepala.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

“Ini akibat bekerja terlalu lama dengan komputer karena bekerja dengan komputer adalah bekerja dengan jarak yang sama dan terus-menerus, berjam-jam,” ujar Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Dr. M. Sidik, dikutip dari laman Kemenkes.

Menurut Sidik, pada dasarnya computer vision syndrome adalah gejala kelelahan pada mata. Ciri-cirinya mata merah, berair, gatal, lelah, sakit kepala.

Hal tersebut disebabkan karena mata melihat layar komputer dengan jarak tertentu secara terus-menerus, bahkan sampai berjam-jam selama bekerja. Efeknya akan terjadi kekakuan pada otot mata, sehingga saat melihat ke arah jauh objek terlihat ganda atau buram, namun efek tersebut hanya sesaat dan akan menjadi bahaya jika terbiasa seperti itu.

Tips Mengatasi Computer Vision Syndrome

Untuk mencegah hal itu, dr. Sidik menyarankan menggunakan komputer maksimal selama 2 jam, dan bisa istirahat selama 10 menit sampai 15 menit.

“Istirahat artinya berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai, bukan berarti istirahat terus melihat gawai,” tegasnya.

Istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan tutup mata, dr. Sidik biasa menyebutnya dengan ‘rule of twenty’. Ia menjelaskan setelah 20 menit bekerja dengan komputer mata istirahat selama 20 detik dengan melihat objek pada jarak 20 feet atau 6 meter.

Menurutnya, itu akan mengurangi beban mata, ia menyarankan untuk mengistirahatkan mata sejenak kemudian bekerja kembali.

Tags: kesehatanTiptipstips kesehatanWFH
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Berbagai penunjang wisata baru mulai muncul di kawasan Songgoriti, mulai transportasi tradisional seperti Dokar, Odong-Odong hingga Pasar Tradisional. (Foto: Dokumen/ATF) tugu jatim

Upaya Hapus Stigma Wisata Negatif, Songgoriti Kota Batu Usung Semangat Baru

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID