• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan warga soal bencana alam hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan warga soal bencana alam hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Hadapi Curah Hujan Tinggi, BNPB Peringatkan Masyarakat Siaga Bencana Banjir

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
1
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Akibat adanya La Nina, curah hujan tinggi diperkirakan masih akan berlangsung hingga Januari-Februari 2022. Karena itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat agar waspada akan bencana alam hidrometeorologi seperti banjir bandang dan tanah longsor.

Selain melakukan upaya untuk mencegah banjir, BNPB juga mengimbau masyarakat untuk mengenali situasi alam dan kapan mereka perlu mengevakuasi diri.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Kami mendapat informasi dari BMKG setiap hari tentang cuaca. Tapi, tentu saja kami perlu tahu waktu yang tepat kapan harus mengevakuasi masyarakat pada kondisi hujan,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari saat jumpa pers pada Sabtu lalu (06/11/2021).

Untuk evakuasi ini, masyarakat tidak perlu menunggu peringatan dini atau instruksi dari pemerintah atau badan terkait. Masyarakat hanya perlu memperhatikan situasi alam di sekitar. Jika terjadi hujan deras selama lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 30 meter, itu berarti hujan sudah masuk kategori intensitas tinggi.

“Jika ini (hujan intensitas tinggi) sudah berjalan satu jam, maka saatnya masyarakat yang ada di lereng dan yang ada di daerah rendah sepanjang bantaran sungai untuk dievakuasi sementara,” kata Abdul Muhari.

Ini juga berlaku bagi wilayah jembatan dan jalan yang melewati alur sungai. Ada baiknya jembatan dan jalan tidak dilewati saat hujan intensitas tinggi. Ini disebabkan saat banjir bandang, debit air akan melewati bagian atas jembatan dan akan membahayakan orang yang melintas.

Abdul Muhari juga menambahkan perlunya membentuk jejaring komunikasi berbasis komunitas agar masyarakat yang tinggal di sekitar sungai bisa saling memperingatkan.

 

Tags: banjir bandangbencana hidrometeorologiBNPBLa NinaTanah LongsorWaspada curah hujan tinggi
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto.(Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Puluhan Pengungsi di Kota Malang Di-Swab Acak untuk Antisipasi Klaster Baru Covid-19

Comments 1

  1. Pingback: Gunung Ruang di Sulut Kembali Erupsi, Tinggi Letusan Capai 3000 Meter - Tugujatim.id

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID