• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi multitasking

Ilustrasi multitasking, beberapa pekerjaan dilakukan oleh satu orang sekaligus. (Foto:

Ahli Multitasking Bukan Berarti Seorang Jenius

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Apakah kamu benar-benar berpikir bahwa kamu ahlinya multitasking dan melakukan banyak hal secara bersamaan? Mungkin kamu merasa bahwa dengan melakukan banyak hal dalam waktu yang sama akan membuatmu lebih produktif dan pekerjaanmu lebih cepat selesai. Namun faktanya, manusia tidak benar-benar bisa melakukan multitasking.

Lantas apa dampaknya jika kita terus menerus melakukan multitasking? Simak penjelasannya berikut:

You might also like

UM dan BRIN.

UM dan BRIN Perpanjang Kerja sama, Perkuat Ekosistem Riset dan Pengembangan Talenta Peneliti

04/07/2026 9:02 PM
Kecelakaan di Surabaya.

417 Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan di Surabaya Bisa Diambil Gratis, Ini Syaratnya

04/07/2026 8:36 PM

Baca Juga: 5 Hal Positif yang Tercipta Ketika Kita Membiasakan Duduk dengan Benar

1. Multitasking akan meningkatkan stres

Pria stress di depan laptop. multasking bisa menyebabkan stress
Melakukan banyak pekerjaan sekaligus justru bisa membuat pikiran lelah dan stres. (Foto: Unsplash)

Berusaha untuk fokus pada banyak hal hanya akan menambah tekanan dan beban pada otakmu. Pada dasarnya otak manusia diciptakan untuk hanya fokus pada satu hal. Akan tetapi ketika otak diminta untuk fokus pada beberapa hal dalam waktu bersamaan maka otak akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya. Hal inilah yang dapat memicu stres ketika kamu mulai merasa bahwa pekerjaanmu tidak kunjung selesai.

Penelitian yang dilakukan oleh Univesitas Stanford menunjukkan bahwa multitasking hanya akan mengurangi tingkat produktivtas seseorang. Ditambah lagi, seseorang yang sering terganggu dengan notifikasi smartphone tidak akan bisa fokus pada pekerjaan yang sedang dilakukan dan cenderung mudah lupa.

Menetapkan banyak hal untuk dilakukan di waktu bersamaan pada intinya hanya akan membawa dampak buruk daripada hal baik.

2. Multitasking akan mengurangi daya ingat

perempuan bekerja dari rumah di depan laptop
Banyak melakukan pekerjaan sekaligus justru bisa membuat daya ingat menurun. (Foto: Unsplash)

 

Sering melakukan multitasking akan mempengaruhi daya ingatmu. Fenomena lupa sesaat adalah hal umum yang kerap kali dialami seseorang yang sering melakukan multitasking. Otak kita tidak diatur untuk mampu mengatasi banyak tugas dalam waktu bersamaan. Oleh karena itu ketika kamu melakukan dua hal dalam waktu sama kamu tidak benar-benar fokus pada keduanya. Ketika kamu berusaha mengingat apa yang sudah kamu kerjakan kamu akan kesulitan untuk mengingatnya.

Baca Juga: 5 Trik Pencarian Google Andalan untuk Browsing Lebih Tepat

3. Multitasking akan mengurangi daya kreativitas

Ketika melakukan multitasking, perhatianmu akan terpecah dan berpindah pindah dari satu aktivitas ke yang lainnya. Kamu mungkin masih bisa melakukan beberapa pekerjaan sekaligus untuk beberapa hal mudah, namun kesulitan tidak bisa dihindari ketika kamu harus menyelesaikan masalah serius.

Cobalah untuk hanya fokus pada satu hal dalam satu waktu dan hindari mengecek notifikasi apapun dari smartphone. Jika kamu merasa perlu untuk mengecek maka berhentilah dan ambil jeda sejenak untuk fokus membalas pesan masuk. Pada intinya, mustitasking memang bukanlah hal yang baik untuk produktivitasmu. (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: entrepreneur.com & forbes.com

Tags: kesehatanpekerjaanpendidikanstrestips
Redaksi

Redaksi

Related Stories

UM dan BRIN.

UM dan BRIN Perpanjang Kerja sama, Perkuat Ekosistem Riset dan Pengembangan Talenta Peneliti

by Dwi Linda
04/07/2026 9:02 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) memperkuat sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui kuliah umum bertajuk...

Kecelakaan di Surabaya.

417 Kendaraan Barang Bukti Kecelakaan di Surabaya Bisa Diambil Gratis, Ini Syaratnya

by Dwi Linda
04/07/2026 8:36 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya menggelar bazar pengembalian 417 kendaraan jadi barang bukti (BB) kecelakaan lalu...

KDKMP di Blitar.

Gaji Perdana Karyawan KDKMP di Blitar Mulai Cair, Manajemen Janji Bayar Kekurangan 14 Juli

by Dwi Linda
04/07/2026 6:44 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Kesimpangan informasi mengenai pemenuhan gaji pekerja di gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kota Blitar akhirnya menemui...

BKD Jatim.

BKD Jatim Ungkap Pinjol dan Judol Jadi Ancaman bagi ASN, Bisa Berujung Perceraian

by Dwi Linda
04/07/2026 6:19 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur mewaspadai persoalan ekonomi yang dialami aparatur sipil negara (ASN), termasuk akibat...

Next Post
Hari Menanam Pohon Indonesia, Sejarah dan Kisah di Baliknya

Hari Menanam Pohon Indonesia, Sejarah dan Kisah di Baliknya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID