• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Griya Main Altha. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Kegiatan fun cooking di Griya Main Altha Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

Griya Main Altha, Rumah Bermain di Malang untuk Fasilitasi Anak-Anak Belajar saat Pandemi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Apakah yang dihadapi anak-anak saat dilanda pandemi? Mulai dari kesulitan belajar di sekolah, tak bisa bermain bersama dengan teman sebayanya, hingga kurangnya pendampingan dari orang tua. Karena alasan itulah yang membuat Griya Main Altha di Perumahan Griya Singosari Inside Blok E, Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, didirikan agar anak-anak bisa terfasilitasi meski di tengah pandemi Covid-19.

Di masa pandemi, anak-anak dituntut untuk melaksanakan sekolah online dan terkurung di rumah. Hal itu membuat ruang gerak mereka menjadi terbatasi. Bahkan, kesibukan orang tua juga membuat kurang maksimalnya pendampingan bagi mereka.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM
Griya Main Altha. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Untuk meningkatkan iman anak-anak dengan salat berjamaah di Griya Main Altha Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

Namun, Griya Main Altha mampu memberikan sarana ruang dan waktu bagi orang tua dan anak agar bisa berkegiatan bersama. Rumah bermain ini didirikan oleh Lutfi Hidayati Fauziah, 31. Fifi, sapaan akrabnya dibantu dalam mengelola rumah bermain ini bersama kedua adiknya, Fitri, 28; dan Fahri, 21.

“Visi kami adalah menumbuhkan semangat belajar anak-anak lewat berkegiatan bersama dan menggali potensi dalam diri mereka,” ungkap Fifi.

Griya Main Altha. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Anak-anak belajar bersama di Griya Main Altha Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

Berada di Griya Main Altha yang berdiri pada Juni 2021, anak-anak bisa melakukan banyak kegiatan. Salah satunya ada kelas motorik yang mengajak mereka untuk bermain sambil belajar dengan fun mathematic, fun cooking, fun science, dan fun art.

Selain itu, anak-anak juga bisa dikembangkan fitrah imannya melalui kelas mengkaji. Mulai dari mengkaji Al-Qur’an dan hadis, membaca dongeng Islami, hingga tadabbur alam.

Karena pandemi, kelas motorik dan mengaji di Griya Main Altha saat ini dihadiri 10 siswa saja.

“Tapi secara online, kami terus membagikan ide-ide aktivitas bermain yang bisa dilakukan di rumah dan berbagi ilmu seputar pengasuhan,” kata Fifi.

Griya Main Altha. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Beragam permainan untuk anak-anak Griya Main Altha Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

Bagi kelas motorik, Fifi tidak menarik biaya dari para siswa.

“Kami para orang tua berswadaya untuk memfasilitasi kegiatan anak. Misalnya minggu ini anak-anak akan melakukan fun cooking membuat sandwich dan jus buah, maka orang tua akan membagi tugas untuk menyiapkan apa saja yang dibutuhkan,” jelasnya.

Sementara untuk kelas mengaji, siswa boleh membayar seikhlasnya. Selain itu, Griya Main Altha juga memiliki playdate.

“Playdate memiliki konsep ‘Tour the Talent’ yaitu mendekatkan anak-anak dengan berbagai profesi dan tokoh-tokoh inspiratif untuk menggali minat dan bakatnya,” jelas Fifi.

Kegiatan playdate dilakukan di luar kelas. Anak-anak bisa melihat aktivitas yang dilakukan oleh profesi-profesi tertentu dengan harapan mereka bisa mendapatkan inspirasi.

Griya Main Altha. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Anak-anak aktif bermain di Griya Main Altha Kabupaten Malang. (Foto: Dokumen)

“Salah satu program playdate kami adalah wisata Dirgantara Lanud Abdulrachman Saleh pada 2 Desember 2021,” kata Fifi.

Saat ini Griya Main Altha juga bekerja sama dengan Rumah Baca Al-Khawarizmi untuk mengembangkan literasi anak-anak. Meski ada beberapa tantangan yang harus dihadapi akibat pandemi, Fifi mengaku cukup menikmati semua proses dalam membangun Griya Main Altha.

Griya Main Altha. (Foto: Aisyah Nawangsari Putri/Tugu Malang/Tugu Jatim)
Anak-anak Griya Main Altha Kabupaten Malang tampak ceria setelah fun cooking class. (Foto: Dokumen)

“Salah satu passion saya adalah mengajar. Jadi, saya sangat menikmati proses ini. Dunia pendidikan menjadi jalan saya untuk memberikan ibadah terbaik,” ujar Fifi yang saat ini juga menjabat sebagai konselor di SMK Hidayatul Mubtadi’in Kembang Singosari.

Ke depannya Fifi berharap bisa tetap istikamah dan mengembangkan Griya Main Altha lebih luas lagi. Dengan mengusung tagar #DariRumahUntukDunia di media sosial, Fifi juga berharap Griya Main Altha bisa menjadi bagian dari solusi di dunia pendidikan.

“Ke depannya kami berharap bisa membuat kegiatan untuk anak SD, SMP, dan SMA agar sama-sama mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan,” tutupnya.

 

 

 

Tags: Griya Main AlthaGriya Main Altha Kabupaten MalangKabupaten MalangKabupaten Malang hari inipandemi COVID-19Rumah bermain di Kabupaten Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Harga cabai. (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Terbaru, Harga Cabai di Kota Malang Makin Pedas Capai Rp 40 Ribu Per Kilo

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID