• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Trenggalek. (Foto: M. Zamzuri/Tugu Jatim)

Wakil Bupati Syah Muhammad Natanegara dalam agenda bersama BMKG untuk mengedukasi masyarakat. (Foto: M. Zamzuri/Tugu Jatim)

BMKG dan Pemkab Trenggalek Berupaya Minimalisasi Kecelakaan Laut dan Mitigasi Bencana

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TRENGGALEK, Tugujatim.id – Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhammad Natanegara menyambut baik upaya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rangka meminimalisasi kecelakaan laut dan mitigasi bencana dengan menggelar Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), Rabu (07/10/2010) di Balai Desa Munjungan.

Kegiatan sekolah lapang ini sendiri digelar karena tingginya angka kecelakaan laut di wilayah perairan Munjungan, sekaligus potensi bencana di Trenggalek yang cukup tinggi. Harapannya dengan adanya bekal ilmu sekolah lapang ini, para nelayan maupun stakeholder terkait mampu mengenali kondisi cuaca yang ada.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Lantaran dengan mengabaikan cuaca, maka akan berisiko terjadinya kecelakaan laut. Selain itu, kadang nelayan lebih mengandalkan ilmu titen dibanding dengan pendekatan teknologi.

Dengan kedatangan BMKG di Munjungan diharapkan Wabup Syah ada transfer ilmu terkait pemahaman cuaca kepada nelayan. Dengan begitu selain dapat menghindarkan kecelakaan laut, juga diharapkan mampu meningkatkan tangkapan ikan.

Sedangkan terkait kebencanaan, pemerintah dan masyarakat lebih memiliki kesigapan dalam meminimalisasi dampak bencana maupun meminimalisasi korban dari kejadian bencana alam.

“Kegiatan ini sangat kami butuhkan guna meningkatkan pemahaman cuaca dan iklim kepada nelayan, penyuluh, dan dinas terkait,” ungkap mantan anggota DPRD Trenggalek itu mengawali sambutannya.

Dukungan, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi dalam membangun sektor kelautan dan perikanan di Trenggalek.

“Potensinya sangat luar biasa, baik perikanan tangkapnya, budi daya maupun pengolahan hasil perikanan hingga kekayaan sumber daya kelautan dan perikanan,” imbuhnya.

Beberapa program strategis yang dilaksanakan di Trenggalek tentunya sangat mendukung percepatan. Di antaranya jalur lintas selatan, Kawasan Minapolitan, Pelabuhan Niaga, Kawasan Selingkar Wilis, dan lain-lainnya.

“Saya yakin dengan sinergitas semua pihak, sesuai fungsi dan kewenangan masing-masing, kemajuan sektor perikanan di Trenggalek akan tercapai,” tandasnya.

Sedangkan Kepala BMKG Prof Ir Dwikorita Karnawati MSc PhD dalam kegiatan ini menuturkan, ini merupakan kegiatan rutin yang sering digelar BMKG di seluruh wilayah Indonesia.

“Pertama adalah untuk keselamatan para nelayan. Terutama saat mencari ikan, sering terjadi kecelakaan. Dulu ada ilmu titen, musim musim tertentu bisa melaut,” tuturnya.

Dia mengatakan, ilmu titen ini sudah kacau akibat perubahan iklim. Sehingga saat ini kita perlu melakukan observasi yang lebih tetap dan tepat.

“Dari observasi itu menghasilkan satu prakiraan cuaca maupun tinggi gelombang yang harus segera diinformasikan kepada para nelayan,” imbuhnya.

Pelatihan ini lebih kepada memahami cuaca dan gelombang. Ada beberapa teknologi yang bisa dipahami para nelayan agar mampu merencanakan melaut kapan. Informasi ini akan disampaikan paling tidak 3 hari sebelum kejadian dan perubahannya bisa seketika disampaikan. Sehingga para nelayan diajarkan terampil membaca perkembangan informasi cuaca lewat mobile phone.

“Yang kedua informasi terkait di mana letak lokasi ikan terbanyak sehingga nelayan maksimal menangkap ikan dengan selamat,” tutupnya. (adv)

Tags: Kecelakaan lautmitigasi bencananelayanSyah M. NatanegaraTrenggalek hari iniWakil Bupati Trenggalek
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kabid Pengelolaan Informasi dan Pemanfaatan Data Dispendukcapil Bojonegoro Joko Setio. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Tak Ditemukan Kasus Nama Panjang di Bojonegoro, Dukcapil: Pertimbangkan Kalau Buat Nama

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID