• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Abd. Rahem, Alumni PP. Terate Pandian Sumenep, Ketua Lakpesdam MWC NU Manding dan Jurnalis MNC Grup. (Foto: Dokumen)

Abd. Rahem, Alumni PP. Terate Pandian Sumenep, Ketua Lakpesdam MWC NU Manding dan Jurnalis MNC Grup. (Foto: Dokumen)

Sukses: Sebuah Renungan Ringan Tengah Malam

Catatan Abd Rahem, Pemimpin Redaksi Portal Publik

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Catatan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Ilmuwan terkemuka Albert Einstein, kepada seorang Jurnalis Majalah “LIFE” bernama William Miller, di rumahnya di Princeton, New Jersey, memberikan sebuah nasihat seraya berkata ” Try not to become a man of success but rather try to become a man of value “, yang artinya ” Cobalah untuk tidak menjadi orang yang sukses tetapi cobalah untuk menjadi orang yang bernilai”.

Ilmuwan terbesar Abad 20 itu memeberi nasihat agar berupaya untuk menjadi orang yang bernilai, bukan untuk sekedar sukses.

You might also like

NU.

Suket Teki, Gus Yahya, dan Tantangan Governing NU

06/06/2026 4:45 PM
Gus Yahya.

Menakar Dua Periode Gus Yahya: Mungkinkah?

30/05/2026 8:27 PM

Menurut Einstein orang sukses mengambil lebih banyak (keuntungan) dari kehidupan ketimbang yang ia berikan, sedangkan orang yang bernilai memberi lebih banyak (keuntungan) kepada kehidupan daripada yang diterimanya.

Secara sederhana, sukses bisa diartikan sebagai keberhasilan atau tercapainya sesuatu yang telah ditargetkan (dicita-citakan), baik politik, karier bahkan Popularitas.

Seseorang yang memiliki keinginan dan cita-cita membeli mobil atau rumah mewah dan indah, lalu berhasil atau tercapai adalah kesuksesan.

Sehingga orang kaya raya bisa disebut sebagai orang sukses (di bidang ekonomi). Demikian juga orang yang berhasil menduduki posisi tinggi pada pekerjaannya, atau artis yang telah begitu popular bisa dikatakan sebagai orang yang telah meraih kesuksesan.

Maka harta, pangkat, dan jabatan sering kali dijadikan tolak ukur sebuah kesuksesan.

Menurut Brian Tracy, salah-seorang motivator dunia mengatakan, “Sukses adalah kemampuan untuk menjalani hidup seperti yang Anda inginkan, melakukan apa yang paling Anda sukai, (serta) dikelilingi oleh orang-orang yang Anda kagumi dan hormati”.

Sedangkan pengertian nilai adalah sesuatu yang berharga, dianggap baik, dan dianggap penting oleh warga masyarakat, dan berguna bagi manusia.

Maka, sukses adalah seperti Hadist Nabi yang diriwayatkan dari Jabir.

عن جابر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « المؤمن يألف ويؤلف ، ولا خير فيمن لا يألف ، ولا يؤلف، وخير الناس أنفعهم للناس »

Dari Jabir, berkata, ”Rasulullah SAW bersabda, ’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni).

Dapat disimpulkan bahwa, orang yang bernilai kehadirannya sangat berharga atau berguna bagi kehidupan manusia, dan kehadirannya sangat dibutuhkan.

Nilai disini lebih menekankan kepada kecerdasan sosial, kepedulian kepada sesama, menyerukan kepada kebaikan, dan menjaga keseimbangan horizontal-vertikal.

Orang yang bernilai tentu saja kehadirannya sangat berharga, bahkan keberadaannya dihargai secara material (vinansial).

Dalam perspektif orang Madura, nilai itu terangkum dalam sebuah falsafah ” Mon Bagas Pabagus, Mon Adagang Adaging, Mon Kerras Paakerres”.

Dalam terjemahan bebasnya : Jika mapan jangan sombong, jika berdagang sudah pasti hasil, dan jika keras harus dengan tegas.

Singkat kata, sukses mempunyai manfaat secara individual, sedangkan nilai mempunyai manfaat secara sosial.

Sumenep, 15 Desember 2020

*Abd. Rahem : Lahir 05 Mei 1982. Alumni PP. Terate Pandian Sumenep, Ketua Lakpesdam MWC NU Manding dan Jurnalis MNC Grup

Redaksi

Redaksi

Related Stories

NU.

Suket Teki, Gus Yahya, dan Tantangan Governing NU

by Dwi Linda
06/06/2026 4:45 PM
0

Oleh: Abdur Rahim* Tugujatim.id - KH A Hasyim Muzadi, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 1999-2010 pernah melontarkan...

Gus Yahya.

Menakar Dua Periode Gus Yahya: Mungkinkah?

by Dwi Linda
30/05/2026 8:27 PM
0

Oleh: Abdur Rahim** Tugujatim.id - Kepemimpinan di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sedang berada di persimpangan yang tidak mudah. Ketegangan...

Tasyakuran 50 tahun pernikahan

Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Surya Burhanuddin dan Sjenny Jamain, Penuh Kesan dan Menginspirasi

by Mochamad Abdurrochim
03/05/2026 7:42 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Tasyakuran 50 tahun pernikahan Surya Burhanuddin dan Sjenny Jamain berlangsung penuh kesan, syukur, dan inspirasi di Hotel...

AHWA.

Menimbang Pelembagaan AHWA sebagai Otoritas Kepemimpinan NU

by Dwi Linda
14/04/2026 7:52 PM
0

Oleh: Abdur Rahim (Warga NU; tinggal di Desa Simo, Tuban)   TUBAN, Tugujatim.id - Beberapa waktu lalu, saya bertemu dengan...

Next Post
Motor Yamaha Aerox. (Foto: Yamaha Indonesia)

Yamaha Aerox, Motor Edisi MotoGP Terbaru dengan Balutan Khas "Valentino Rossi"

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID