• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana Cafe Literasi di pinggir Sungai Bengawan Solo di Lamongan. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Suasana Cafe Literasi di pinggir Sungai Bengawan Solo di Lamongan. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Cafe Literasi, Tempat Baca Asyik di Pinggir Sungai Bengawan Solo

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in Pendidikan, Featured
0
Share on FacebookShare on Twitter

LAMONGAN, Tugujatim – Saat ini kafe menjadi sebuah tren bagi anak muda sebagai tempat berkumpul dengan teman-temannya. Di Lamongan sendiri, terdapat sebuah kafe unik dan bermanfaat, yaitu Cafe Literasi.

Kafe ini terletak di pinggiran Sungai Bengawan Solo, kafe ini memiliki ciri khas yang berbeda dari kafe yang lain.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Sebuah kafe yang yang bernuansa perpustakaan ini diciptakan oleh remaja-remaja karang taruna bersama perangkat desa di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Sudut baca yang berada di pojokan kafe ini menyediakan buku-buku bacaan bagi para pengunjung yang datang.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Saeguk, Drama Korea Berlatar Belakang Kerajaan

Cafe Literasi ini didirikan karena keprihatinan remaja karang taruna terhadap minat baca masyarakat yang rendah. Sebagai ketua Karang Taruna, Bagus Trilopambudi mengaku mendapat sumbangan buku dari remaja-remaja sekitar. Selain itu juga dari perpustakaan daerah Jawa Timur ataupun membelinya dari toko buku.

“Bukunya dapat dari perpusda Jatim, sumbangan dari teman-teman, kalau ada rejeki ya kita beli sendiri ke Surabaya,” ujar Bagus saat ditemui Tugu Jatim, Minggu (20/12/2020).

Kafe yang berdiri dari 5-6 bulan yang lalu ini dikelola oleh 3 orang, salah satunya Bagus. Sebelum adanya Cafe Literasi, pemuda Karang Taruna Desa Kendal bersama dengan perangkat desa mendirikan sebuah perpustakaan yang dinamakan Gerobak Pustaka.

Kafe ini terletak di Taman Mahony. Lokasinya yang berada tepat di samping Sungai Bengawan Solo Desa Kendal yang berdekatan dengan Bendungan Gerak Babat, Lamongan. Masyarakat banyak yang mengunjungi tempat ini, selain masuknya yang gratis, pengunjung juga bisa meminjam buku dan dibaca secara gratis.

Cafe Literasi di Lamongan ini dibuat seperti taman baca dan perpustakaan. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Cafe Literasi di Lamongan ini dibuat seperti taman baca dan perpustakaan. (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Baca Juga: Hobi Menyaksikan Video Binatang Lucu dan Imut Baik untuk Kesehatan, Studi Membuktikan

Cafe Literasi juga menyediakan menu makanan dan minuman yang beragam. Anda bisa menyantapnya bersama keluarga sambil menikmati angin sejuk, dan pemandangan sungai serta pepohonan hijau nan rindang,

Sebagai salah satu penglola, Bagus Trilopambudi berharap bisa lebih memanfatkan taman dan café literasi untuk meningkatkan potensi alam dan manusianya, seperti meningkatkan perekonian warga.

“Saya berharap ini bisa lebih dimanfaatkan lagi, warga sekitar bisa berjualan di depan taman,” ungkap Bagus.

Cafe Literasi dikelola oleh desa dan bergabung menjadi satu dengan taman Mahony, selain café, taman ini menyediakan outbond, permainan ATV, gazebo, dan permainan angklung yang bisa dimainkan para pengunjung.

Baca Juga: Fans Kpop Harus Bangga, Sebab Paham Budaya Korea Punya Banyak Manfaat

Salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya mengaku puas dengan adanya taman café baca tersebut, namun berharap kedepannya ada seorang pendongeng agar semakin banyak anak-anak yang berkunjung ke taman tersebut.

“Ya bagus dengan adanya buku bacaannya, tapi kalau bisa nanti ada orang yang mendongeng dan membacakan buku, jadi biar banyak anak-anak yang kesini,” ucap Ryan. (Mila Arinda/gg)

Tags: Bengawan SolobukuJawa TimurKabupaten LamongankafeLamonganliterasipendidikanperpustakaansungaiSungai Bengawan Solo
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Bupati Malang, Sanusi. (Foto: RAP/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tahun 2021, Bupati Malang Klaim Banyak Investor Masuk

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID