• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kronologi penganiayaan dokter gigi.(Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi penganiayaan yang terjadi di Kabupaten Pasuruan. (Foto: Pexels)

Kronologi Penganiayaan Dokter Gigi di Pasuruan, Diteriaki Maling hingga Anaknya Diancam Mantan Pacar dan Oknum Polisi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Kriminal, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kronologi penganiayaan dokter gigi di Kabupaten Pasuruan, korban diduga sempat diteriaki maling oleh perempuan berinisial MF yang tak lain adalah mantan pacarnya sendiri bersama seorang oknum polisi berinisial HD. Dokter gigi bernama Anang itu mengungkapkan, kronologi peristiwa itu terjadi saat dirinya hendak pulang dari tempat praktiknya di Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Selasa (08/02/2022).

Sesampainya di mobil, dia melanjutkan cerita kronologi penganiayaan dokter gigi ini dengan dihadang dan diteriaki sebagai maling oleh MF bersama oknum polisi berinisial HD.

You might also like

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM
Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM

“Saya kaget, tiba-tiba mereka datang sambil meneriaki saya maling,” ujar Anang pada Kamis (03/03/2022) ketika menceritakan kronologi penganiayaan dokter gigi ini.

Setelah meneriaki maling, barulah MF dan HD bersekongkol untuk merebut cincin emas dari tangan dokter gigi tersebut.

Kronologi penganiayaan dokter gigi. (Foto: tangkapan layar CCTV warga/Tugu Jatim)
Oknum polisi bersama seorang perempuan menganiaya dokter gigi di Beji, Kabupaten Pasuruan. (Foto: tangkapan layar CCTV warga)

Diduga oknum polisi HD itu berperan untuk mencekik dan memukuli korban. Sementara MF yang mencopot cincin korban ketika dia dalam kondisi lemah.

“Saya duduk di kursi depan, si polisi lalu mencekik dan memukuli saya dari belakang kemudi mobil, tiba-tiba cincin emas saya dicopot sama perempuan itu,” ungkapnya.

Baca Juga:

  • https://tugujatim.id/diduga-bantu-wanita-menganiaya-dokter-gigi-oknum-polisi-di-pasuruan-cekik-korbannya/
  • https://tugujatim.id/motif-dendam-asmara-mantan-pacar-bawa-polisi-untuk-aniaya-dokter-gigi-di-pasuruan/

Setelah berhasil mengambil cincin korban, MF dan HD langsung kabur dari tempat kejadian perkara (TKP). Berselang tiga minggu setelah kejadian, MF bersama oknum polisi HD kembali berulah. Kini giliran anak korban yang jadi sasaran.

Tepat pada Senin (28/02/2022), MF dan HD membuntuti anak perempuan dari si dokter gigi dan mencegatnya di tengah jalan di daerah Perum Candi, Kabupaten Sidoarjo. Diduga saat itu MF dan HD mengancam dan memaki-maki anak korban dengan kata-kata kasar.

“Mereka mendatangi anak perempuan saya sambil mengancam. Anak saya sama sekali tidak tahu masalahnya kok malah ikut dilibatkan,” tegasnya.

Tak tahan dengan aksi penganiayaan dan intimidasi tersebut, Anang memilih melaporkan mantan pacarnya dan oknum polisi yang membantu beserta bukti rekaman CCTV. Kini MF masih berstatus sebagai saksi dan telah dilakukan pemeriksaan dan pemanggilan di Polsek Beji. Sementara dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum polisi itu tengah diselidiki oleh Propam Polda Jatim.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa mengadili sesuai hukum yang berlaku, baik kepada oknum polisi maupun si wanita itu,” ujarnya.

Tags: Aniaya dokter gigiBerita dokter gigi dianiayaberita kriminal di Pasuruan hari iniBerita penganiayaanDokter gigi di PasuruanDokter gigi dianiaya polisi PasuruanKasus penganiayaanKorban penganiayaanKronologi penganiayaan dokter gigiOknum polisi aniaya dokter gigiPelaku penganiayaanPelaku penganiayaan mantan kekasihpenganiayaanPenganiayaan dokter gigiPenganiayaan dokter gigi di Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Next Post
Kasus stunting. (Foto: Diskominfo/Tugu Jatim)

Jatim Masuk Prevalensi Kasus Stunting yang Tinggi, BKKBN Ajak Kepala Daerah Serius Menangani

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID