• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Dr Ir Amir Hamzah MP, Dekan Fakultas Pertanian Unitri, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/3/2022).

Dr Ir Amir Hamzah MP, Dekan Fakultas Pertanian Unitri, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (11/3/2022). (Foto: Frederikus Bintang Hayati)

Transformasi Pertanian Indonesia Butuh Inovasi dan Petani Milenial

Herlianto A by Herlianto A
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Petani menjadi salah satu ujung tombak keberhasila produksi pertanian. Karena itu, perlu petani milenial untuk menciptakan inovasi dalam teknologi pertanian demi menciptakan perubahan. Hal ini diungkapkan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang, Dr Ir Amir Hamzah MP, saat ditemui di ruangan kerjanya pada Jumat, (11/3/2022).

Amir, sapaan akrabnya, mengatakan proses perkembangan teknologi pertanian sangat membantu petani. Untuk itu, melahirkan petani-petani milenial guna membawa perubahan besar sangat diperlukan.

You might also like

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

05/06/2026 8:11 AM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

“Sekarang yang sedang digenjot bagaimana menyiapkan petani-petani milenial. Karena petani kita sekarang rata-rata umurnya di atas 50 tahun, serta tingkat pendidikan mereka terbilang rendah apalagi inovasi teknologi yang dimiliki juga sangat rendah sehingga perlu adanya transformasi,” katanya kepada wartawan Tugujatim.id.

Alumni Universitas Brawijaya ini menjelaskan saat ini telah muncul petani-petani muda yang mempunyai inovasi teknologi yang siap untuk diterapkan. Namun jumlahnya masih tergolong sedikit.

Maka menurutnya, salah satu tugas  perguruan tinggi adalah menyiapkan petani-petani milenial dalam jumlah yang cukup.

“Petani-petani muda yang disiapkan adalah petani muda yang sudah tentu telah akrab dengan teknologi, tidak lagi menggunakan cangkul dan parang lagi tetapi inovasi teknologi yang bisa jalan sendiri denga dikendalikan menggunakan remote,” jelasnya.

Dengan teknologi, imbuhnya, petani dapat meningkatkan produksi pertanian dengan kualitas yang baik.

“Dulu dalam 1 hektare lahan hanya diperoleh sekitar 6-8 ton, saat ini bisa dua kali bahkan tiga kali lipat berkat adanya teknologi bidang pertanian,” optimisnya.

Ditanya tentang penyebab tingginya harga beberapa komoditas seperti cabe yang saat ini harganya melambung?
Pria kelahiran Maluku Utara ini mengemukakan ada banyak faktor yang berpengaruh. Salah satunya adalah cuaca.

Saat ini petani dihadapkan dengan kondisi curah hujan yang cukup tinggi sehingga berpengaruh terhadap produksi maupun serangan penyakit. Cabe termasuk salah satu komoditas yang sensitif terhadap curah hujan tinggi.

“Selain faktor cuaca komoditas cabe ini termasuk komoditas yang seksi sehingga kadangkala dimainkan oleh sekelompok orang. Akibatnya, ketersediaan di pasar menjadi berkurang sehingga harganya manjadi mahal,” paparnya.

Terkait dengan produksi, saat ini pemerintah selalu berupaya untuk meningkatkan produksi melalui lembaga-lembaga penelitian, termasuk melibatkan petani melenial. Saat ini inovasi teknologi telah banyak dihasilkan oleh lembaga penelitian maupun perguruan tinggi yang siap untuk diimplementasikan.

“Hasil-hasil riset ini diharapkan dapat dihilirisasi ke masyarakat dan dunia industri untuk mempercepat transformasi termasuk di bidang pertanian,” kata dia.

Sebelum mengakhiri paparannya, Dekan Fakultas Pertanian Unitri ini menekankan bahwa penggunaan teknologi sangt baik untuk mempercepat transformasi, termasuk di bidang pertanian, namun jika tidak dilakukan dengan hati-hati akan memperbanyak jumlah pengangguran.

“Dengan teknologi sebagian besar pekerjaan digantikan dengan teknologi,” tutupnya.

Tags: Dekan Pertanian UnitriPertanian IndonesiaPetani Milenial
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Jatim

BMKG: Waspada Kabut Tebal dan Angin Kencang di Jatim, Jumat 5 Juni 2026

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:11 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jatim Jumat (05/06/2026) didominasi udara kabur dan berawan di banyak wilayah, dengan beberapa daerah dataran tinggi...

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Kafe Bohemian. (Foto: Darfin Mais/Tugu Jatim)

Pesan Kopi Bayar dengan Buku, Kafe Bohemian Kota Malang Sajikan Nuansa Literasi bagi Pengunjung

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID