• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pegawai dari Pujianto saat bekerja. (Foto:rap)

Pegawai dari Pujianto saat bekerja. (Foto:rap)

Harga Kedelai Melambung, Ukuran Tahu Jadi Kian Imut

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dampak melonjaknya harga kedelai dunia membuat para pelaku usaha tahu home industry di Kabupaten Malang pusing tujuh keliling.

Lantaran harga tahu yang awalnya di kisaran harga Rp 9.000 per kg. Kini melonjak menjadi Rp 9.584 per kg untuk kedelai impor, sementara kedelai lokal kini Rp 9.686 per kg.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Kendati kenaikan hanya di kisaran Rp 500-Rp 700 saja, rupanya hal ini sudah membuat pelaku home industry tahu merugi. Salah satunya di usaha tahu milik Pujiato, warga Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

“Kerugiannya itu kebanyakan karena kenaikan harga bahan pokok pembuatan seperti kedelai. Karena harga pembuatannya tidak sebanding dengan harga penjualannya,” ujar dia saat dikonfirmasi pada Selasa (05/01/2021).

Ditambah, meskipun harga kedelai terus melonjak, dia tidak bisa seenaknya menaikkan harga tahu. Sebab, hal itu bisa membuat pelanggannya kabur.

“Mau naik atau turun harga kedelai, harga tahu itu tetap Rp 3.000-Rp 5.000 setiap 10 biji,” keluhnya.

Alhasil, pria berusia 45 tahun ini memilih untuk memperkecil ukuran tahunya agar tidak memakan banyak bahan baku kedelai. Dia juga berinisiatif menurunkan produksi tahunya dari biasanya 75 kg kedelai, kini menjadi 60 kg kedelai setiap harinya.

Pujianto juga mengungkapkan di mana saja daerah-daerah yang dia suplai setiap harinya. “Saya biasanya menyuplai di Pasar Gondanglegi dan Pasar Kebalen,” pungkasnya. (rap/ln)

 

Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Banjir di Kota Malang yang terjadi Selasa (5/1/2021) sore. (Foto: Dokumen Tugu Malang/Tangkapan Layar)

Diguyur Hujan Lebat, Kota Malang Banjir Setinggi Paha Orang Dewasa

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID