• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Kediri. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat melakukan pengecekan di kandang ternak program desa korporasi sapi Poktan Ngadimulyo, Kecamatan Ngadiluwih. (Foto: Istimewa)

Pilih Tak Tutup Pasokan dari Daerah Lain, Bupati Kediri Ancam Blacklist Pedagang Nakal Jual Ternak Terjangkit PMK

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Penyebaran kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Jatim terus meluas. Banyak ternak di beberapa daerah juga sudah mulai terdeteksi terpapar virus PMK. Meski begitu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memilih tidak menutup lalu lintas pasokan dari daerah lain, Selasa (17/05/2022).

Bupati Kediri Dhito menyebut, kasus virus PMK di Jatim hingga Selasa (17/05/2022) telah merambah di 14 kabupaten/kota. Yaitu, Lamongan, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Lumajang, Probolinggo, Kabupaten Malang, Batu, Jombang, Pasuruan, Jember, Surabaya, Kota Malang, dan Magetan. Dhito mengatakan, hal tersebut perlu untuk diwaspadai.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Sejauh ini Kabupaten Kediri tidak ada kasus (PMK), memang yang perlu diawasi sekarang adalah checkpoint sebelum sapi-sapinya atau hewan-hewan ini masuk ke pasar hewan,” kata Dhito saat melakukan pengecekan di kandang ternak program desa korporasi sapi Poktan Ngadimulyo, Kecamatan Ngadiluwih, Selasa (17/05/2022).

Dia menambahkan, dari adanya penyebaran virus PMK itu, hewan ternak dari daerah terinfeksi tidak diperbolehkan keluar daerah. Bahkan, beberapa daerah pun melakukan penutupan pasar hewan.

Dia mengatakan, langkah itu saat ini belum diambil Pemerintah Kabupaten Kediri. Sebab, perlu dilihat dampak dari segi ekonomi bagi pedagang dan peternak.

“Jadi kalau kami tutup sekarang, otomatis tidak ada pemasukan bagi teman-teman peternak. Tapi, di sisi lain kita juga harus waspada, maka untuk sementara waktu diawasi ketat,” ungkapnya.

Meski begitu, langkah yang dilakukan bupati Kediri dengan melakukan pengetatan lalu lintas pemasaran hewan di Kabupaten Kediri. Yaitu, mulai dari posko checkpoint yang ada di pintu-pintu masuk antar daerah perbatasan. Untuk jumlah pos checkpoint tersebut ada delapan di Kabupaten Kediri. Yakni, di Ringinrejo, Kras, Tarokan, Purwoasri, Badas, Kunjang, Pare, dan Darmawulan.

Dhito menegaskan, akan memberi sanksi tegas bagi pedagang dari daerah yang nekat masuk dan menjual sapi terjangkit virus PMK ke Kabupaten Kediri. Sanksi terberat, yaitu bisa di-blacklist untuk tidak lagi diperbolehkan menjual sapinya di Kabupaten Kediri.

“Nanti kami minta putar balik, bahkan kalau dirasa kondisi sapinya saja sudah kurang fit diminta untuk putar balik langsung, walaupun itu belum tentu penyakit PMK,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menambahkan, meski gejala yang mengarah ke PMK belum ditemukan di Kabupaten Kediri, dia terus meningkatkan kewaspadaan. Sebab, tak dipungkiri ada penyakit yang mirip dengan PMK seperti laminitis atau peradangan pada kuku.

“Seperti kasus kemarin di Manggis, masyarakat sudah heboh ini PMK atau bukan, alhamdullilah setelah dicek bukan,” tambahnya.

Tutik mengaku, pasca adanya kasus PMK, pihaknya telah menyebarkan edaran ke seluruh kecamatan di Kabupaten Kediri, terutama pada peternak melalui group WhatsApp maupun dokter hewan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat, khususnya peternak, jika menemukan kasus yang diduga PMK untuk segera melapor.

“Kami telah menempatkan petugas di tiap kecamatan, termasuk dokter hewan mandiri di Kabupaten Kediri hampir 100 sudah disurati untuk proaktif mengawasi di kanan-kirinya,” bebernya. (adv)

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Antisipasi PMKBerita virus PMK pada ternakBupati KediriBupati Kediri Hanindhito Himawan PramanaHewan terjangkit virus PMKHewan ternak diserang virus PMKPedagang ternakPenjual ternakPMK KediriTerjangkit virus PMKVirus PMKVirus PMK di JatimVirus PMK di Kabupaten KediriWabah virus PMK
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Kecelakan truk di Pasrepan. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Kecelakaan Truk di Pasrepan Pasuruan Juga Sasak 3 Mobil dan 2 Motor, Sementara Rugi Rp500 Jutaan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID