• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi pemakaman COVID-19. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Ilustrasi pemakaman COVID-19. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tahun 2021, Sudah 27 Orang Meninggal Akibat COVID-19 di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Memasuki tahun baru 2021, belum ada sinyal positif bahwa virus corona menunjukkan gejala mereda. Pertambahan angka kasusnya masih terbilang tinggi. Di Kota Malang, di pekan pertama saja sudah ada 27 pasien kasus positif meninggal dunia dari 400 pertambahan kasusnya.

Itu adalah data dari Satgas COVID-19 Kota Malang tertanggal 1-8 Januari 2021. Tapi, diantara kasus itu, yang sembuh ada 359 orang. Jadi, total kasus positif hingga saat ini di Kota Malang mencapai 4.099 kasus jika dihitung sejak awal pandemi merebak.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Hal ini juga dibenarkan Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto. Kata dia, peningkatan bukan hanya terjadi pada minggu-minggu ini saja, tapi sudah beberapa bulan sebelumnya.

”Memang sejak beberapa bulan lalu kondisinya seperti ini. Gak hanya di minggu-minggu belakangan ini saja,” kata dia kepada awak media, Sabtu (9/1/2021).

Hal ini, lanjut dia kemudian berimplikasi pada proses pemulasaraan jenazah COVID-19 dengan sumber daya personil tenaga yang terbatas. Tak jarang, petugas di lapangan belakangan ini mengaku agak kepayahan karena kasus meninggal mulai meningkat.

“Itu memang jadi permasalahan tersendiri, karena memang pemulasaraan dan pemakaman Covid-19 itu ada SOP-nya sendiri,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya tidak ada rencana untuk menambah personil tenaga pemulasaraan. Pihak UPT Pemakaman lebih memilih untuk mensiasati pengaturan jadwal dan waktu penguburan tiap jenazah. (azm/gg)

Tags: corona viruscovid-19Kota MalangMalangvirus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Ilustrasi vaksinasi. Penerima vaksin akan mendapatkan SMS secara serentak dari Kemenkes. (Foto: Pixabay)

Satgas COVID-19 UB Ingatkan Masyarakat Agar Tak Mudah Percaya Konspirasi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID