• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Atlet wushu. (Foto: Panitia Porprov Jatim/Tugu Jatim)

Ilustrasi logo Porprov VII Jatim. (Foto: Panitia Porprov Jatim)

Alasan 10 Atlet Wushu Kota Pasuruan Diduga Jadi “Joki” hingga Didiskualifikasi di Porprov VII Jatim

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News, Olahraga
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sebanyak 10 atlet wushu Kota Pasuruan resmi didiskualifikasi di pertandingan Porprov VII Jatim 2022. Sebab, mereka terindikasi jadi joki setelah panitia menemukan ketidakcocokan wajah dengan data foto atlet yang didaftarkan untuk mengikuti Porprov Jatim.

Menanggapi hal ini, Manager Cabor Wushu Kota Pasuruan Achsan Halim mengakui kesalahannya dan menerima keputusan diskualifikasi 10 atlet wushu yang memang tidak sesuai data panitia. Namun, dia menampik jika 10 atlet tersebut sengaja dikirim sebagai “joki” untuk bisa memenangkan pertandingan.

You might also like

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM
Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

04/06/2026 1:00 PM

“Jadi kemarin waktu kami di-dis itu karena memang atletnya tidak sesuai dengan data, tapi itu bukan joki,” ujar Achsan saat dikonfirmasi pada Minggu (26/06/2022).

Achsan berdalih keputusannya untuk mengirimkan 10 atlet wushu yang belum terdaftar itu karena terpaksa. Dia beralasan jika banyak atletnya yang mendadak mengundurkan diri karena kurangnya persiapan. Dari 16 orang yang sudah terdaftar, 10 atlet di antaranya tidak jadi ikut porprov. Karena pendaftaran ditutup, dia nekat mengirimkan sejumlah atlet pengganti yang belum terdaftar.

Atlet wushu. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
KONI Kota Pasuruan saat memberangkatkan kontingen atlet yang akan bertanding di Porprov VII Jatim 2022 beberapa waktu lalu. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

“Kalau dibilang kesalahan, ya saya tetap salah memaksakan untuk tetap ada atletnya karena banyak yang mundur. Aslinya 10 orang itu sebetulnya kami lepas, kalaupun mau lolos apa tidak kami pasrah,” ungkapnya.

Achsan beranggapan jika minimnya persiapan atlet tidak terlepas dari kurangnya peran dari KONI Kota Pasuruan dalam melakukan pembinaan cabor yang akan dikirim ke Porprov Jatim.

“Minimnya persiapan ini dasarnya dari KONI tidak mengadakan puslatcab, tidak ada pemantapan dan verifikasi atlet yang berangkat ke porprov. Cabor jadi bingung, jadi berangkat apa tidak,” ungkapnya.

Baca Juga:

Terindikasi Jadi Joki, 10 Atlet Wushu Kota Pasuruan Didiskualifikasi dari Porprov VII Jatim

Pasca dicoretnya 10 atlet dari daftar peserta, kekuatan kontingen cabor wushu Kota Pasuruan hanya menyisakan 6 atlet. Achsan mengungkapkan, dari 6 atlet tersebut, dua orang di antaranya sudah lolos ke semifinal.

“Yang lolos semifinal, satu atlet laki-laki dan satu perempuan. Semoga bisa dapat medali, setidaknya bisa jadi tombo (obat) buat Kota Pasuruan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Pasuruan Gangsar Sulityarso mengaku baru mendengar dari ketua kontingen terkait penjelasan pengurus cabor wushu alasan mengirim 10 atlet yang tidak terdaftar tersebut. Dia menyayangkan tindakan manajer cabor wushu yang bertindak di luar aturan resmi.

“Sebenarnya kan tidak boleh begitu karena data atlet sudah masuk tervalidasi ke KONI Jawa Timur. Kalau misal saya tahu ada yang berhalangan, ya sudah biarkan, tidak usah diberangkatkan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 10 atlet wushu kontingen Kota Pasuruan didiskualifikasi di pertandingan Porprov VII Jatim 2022. Nama mereka dicoret dari pertandingan setelah terindikasi sebagai joki yang dikirim pengurus cabang olahraga (cabor) wushu Kota Pasuruan ke ajang Porprov.

Ketua KONI Kota Pasuruan Gangsar Sulityarso membenarkan adanya 10 atlet wushu yang didiskualifikasi. Menurut dia, panitia Porprov VII Jatim menemukan indikasi kecurangan saat para atlet wushu mengikuti technical meeting dan timbang badan pada Kamis (23/06/2022).

“Benar, 10 atlet wushu kami daftar namanya disilang oleh panitia technical delegate,” ujar Gangsar saat dikonfirmasi pada Minggu (26/06/2022).

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Atlet porprovAtlet Porprov JatimAtlet wushuAtlet wushu di Porprov VII Jatim 2022Atlet wushu jadi jokiAtlet wushu Kota Pasuruan didiskualifikasiBerita atlet Kota Pasuruan jadi jokiKota Pasuruan hari iniPorprov VII JatimPorprov VII Jatim 2022Update ajang Porprov VII Jatim 2022Update berita atlet wushu jadi joki di Porprov Jatim
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Harga telur di Bojonegoro.

Harga Telur di Bojonegoro Merosot 3 Hari Berturut-turut, Pedagang Untung Peternak Buntung

by Dwi Linda
04/06/2026 12:03 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Harga telur ayam di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bojonegoro merosot dalam beberapa hari terakhir. Kondisi harga...

Next Post
Atlet angkat besi. (Foto: KONI Tuban/Tugu Jatim)

Update Porprov VII Jatim: 2 Atlet Angkat Besi Sumbang Medali untuk Kontingen Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID