Terindikasi Jadi Joki, 10 Atlet Wushu Kota Pasuruan Didiskualifikasi dari Porprov VII Jatim - Tugujatim.id

Terindikasi Jadi Joki, 10 Atlet Wushu Kota Pasuruan Didiskualifikasi dari Porprov VII Jatim

  • Bagikan
Atlet wushu. (Foto: Panitia Porprov Jatim/Tugu Jatim)
Ilustrasi logo Porprov VII Jatim. (Foto: Panitia Porprov Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Sebanyak 10 atlet wushu kontingen Kota Pasuruan didiskualifikasi di pertandingan Porprov VII Jatim 2022. Nama mereka dicoret dari pertandingan setelah terindikasi sebagai joki yang dikirim pengurus cabang olahraga (cabor) wushu Kota Pasuruan ke ajang Porprov.

Ketua KONI Kota Pasuruan Gangsar Sulityarso membenarkan adanya 10 atlet wushu yang didiskualifikasi. Menurut dia, panitia Porprov VII Jatim menemukan indikasi kecurangan saat para atlet wushu mengikuti technical meeting dan timbang badan pada Kamis (23/06/2022).

“Benar, 10 atlet wushu kami daftar namanya disilang oleh panitia technical delegate,” ujar Gangsar saat dikonfirmasi pada Minggu (26/06/2022).

Gangsar menjelaskan, 10 atlet wushu yang dikirim tidak sesuai dengan data yang terdaftar di panitia. Awalnya panitia technical delegate menemukan satu atlet yang wajahnya tidak mirip dengan foto ID card atlet dan data identitas yang terdaftar. Setelah dicek secara berlanjut, ditemukan 9 atlet wushu kontingen Kota Pasuruan lain yang terindikasi jadi joki. Mereka dicurigai sengaja menggantikan atlet lain yang sudah resmi terdaftar bertanding di Porprov Jatim.

“Atletnya kan dicek satu per satu. Nah, foto di ID card dan di laptop panitia dicocokkan, pas dilihat ternyata foto atlet dan orangnya berbeda,” ungkapnya.

Menurut Gangsar, panitia hanya mencoret 10 nama atlet yang bermasalah saja, bukan mendiskualifikasi keseluruhan tim kontingen cabor wushu Kota Pasuruan. Dari total 16 orang, kini hanya tersisa 6 atlet wushu Kota Pasuruan yang lolos pengecekan panitia dan diizinkan bertanding memperebutkan medali Porprov Jatim.

Pihak KONI Kota Pasuruan juga masih menunggu surat resmi dari Panitia Besar (PB) Porprov Jatim terkait keputusan lebih lanjut terhadap insiden didiskualifikasinya 10 atlet wushu tersebut.

“Kalau secara lisan sudah saya sampaikan ke kepala daerah. Tapi untuk resminya masih menunggu surat dari PB Porprov Jatim,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan