• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rel kereta api kuno. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Warga melihat penemuan rel kereta api diduga peninggalan zaman Belanda di depan Masjid Jami' Al-Anwar Kota Pasuruan, Minggu (14/08/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Pasang Payung Madinah, Warga Pasuruan Heboh Temukan Rel Kereta Api Kuno Diduga Peninggalan Belanda

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sejumlah jamaah Masjid Jami’ Al-Anwar Kota Pasuruan dihebohkan dengan penemuan rel kereta api kuno diduga bekas peninggalan Belanda. Bekas rel kereta trem tersebut ditemukan di tengah proses pembangunan proyek payung Madinah.

Besi rel kereta api kuno yang masih utuh tersebut terlihat ketika aspal di depan Masjid Jami’ Al-Anwar dikeruk dengan alat berat. Besi yang sudah ada sejak zaman Belanda itu memanjang dari arah utara ke selatan.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

Yasin, 68, warga Kampung Kauman, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mengatakan, rel kereta trem itu sudah ada semenjak dia masih kecil. Dia pun kembali teringat nostalgia suasana masa kecilnya yang kerap bermain di sekitar rel kereta api tersebut.

“Jadi kangen pas masih kecil, saya ingat betul kalau sering bermain di sini,” kata Yasin pada Minggu (14/08/2022).

Rel kereta api kuno. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Kondisi rel kereta api kuno yang diduga peninggalan zaman Belanda di depan Masjid Jami’ Al-Anwar Kota Pasuruan, Minggu (14/08/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Dia menjelaskan, rel kereta api kuno tersebut dulunya dilewati kereta trem yang digunakan sebagai alat transportasi warga. Selain itu, rel itu juga pernah digunakan untuk kereta pengangkut tebu saat zaman Belanda.

“Relnya panjang mulai dari perempatan Bioskop Kumala sampai ke wilayah Pleret, Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kasi Sejarah dan Cagar Budaya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan Kurniawan mengungkapkan, pihaknya masih mempelajari lebih lanjut terkait penemuan rel kereta kuno tersebut.

“Kami pelajari dulu dari referensi-refrensi sejarah. Baru nanti kami konsultasikan ke Pemerintah Provinsi Jatim untuk ke depannya,” ujarnya.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim , 
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

Tags: Berita penemuan rel kereta api kunoKota Pasuruan hari iniMasjid Jami Al Anwar Kota PasuruanPenemuan rel kereta api kunoPeninggalan bersejarahRel kereta api kunoRel kereta api kuno di Kota PasuruanWarga Kota Pasuruan temukan rel kereta api kuno
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Aqua Dwipayana. (Foto: Dok Dr Aqua Dwipayana/Tugu Jatim)

Dr Aqua Dwipayana Bagikan Buku “Pada Suatu Musim Semi” Karya Prof Deddy Mulyana di Acara OJK Regional Jabar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID