• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
gagal ginjal tugu jatim

Hasan Basri (39) menunjukkan foto anaknya, Fissilmi Kaffah (11) yang meninggal akibat gagal ginjal akut. Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim

Penjelasan Dinkes Kota Pasuruan Terkait Bocah Meninggal Gagal Ginjal

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Meninggalnya Fissilmi Kaffah (11), warga Dusun Jajar Lor, Desa Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, akibat gagal ginjal akut menyisakan tanda tanya dibenak orang tua korban.

Pasalnya, Fissilmi yang awalnya menderita infeksi otak, justru meninggal dengan vonis gagal ginjal. Orang tua korban juga mempertanyakan prosedur pemberian infus paracetamol pada bocah tersebut.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

04/06/2026 1:57 PM

Di sisi lain, hingga kini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) hanya melarang peredaran obat cair dan sirop yang mengandung senyawa etilen glikol. Belum ada larangan dari Kemenkes terkait penggunaan infus parasetamol.

Ayah Fissilmi, Hasan Basri (39) mengungkapkan bahwa anaknya dirawat di RSUD Dr Soedarsono, Kota Pasuruan, sejak Senin 22 Agustus 2022.

Selama tiga hari perawatan, pihak dokter memberikan berbagai macam jenis obat-obatan kepada Fissilmi. Salah satu jenis obat yang dia ingat betul adalah paracetamol yang dimasukkkan melalui cairan infus. “Anak saya kan panasnya nggak turun-turun, terus diberi itu infus paracetamol,” ucapnya, pada Senin (24/10/2022).

Meskipun telah diberi infus paracetamol, kondisi bocah kelas lima sekolah dasar tersebut tidak kunjung membaik. Setelah dirujuk ke RSUD Bangil, di hari kelima perawatan, tim dokter memberi vonis gagal ginjal akut kepadanya.

Menurut Hasan, putra pertamanya itu memang sempat mengalami penurunan volume cairan kencing.
“Pas di RS Bangil itu sempat air kencingnya keluar sedikit lalu divonis gagal ginjal,” ungkapnya.

Setelah dirujuk ke RSUD Dr Soetomo, barulah Fissilmi mendapat kejelasan vonis adanya infeksi otak selain menderita gagal ginjal akut. Berselang 10 hari, Fissilmi meninggal dunia pada Sabtu 10 September 2022.

Sepeninggal anaknya, Hasan mulai bertanya-tanya apakah pemberian infus paracetamol kepada anaknya berpengaruh pada gagal ginjal anaknya. Pemikiran ini muncul setelah pria yang sehari-hari bekerja menjaga gerai ponsel itu, tahu berita terkait larangan pemberian obat cair dan sirop, termasuk jenis sirop paracetamol dari Kementerian Kesehatan.

“Pas lihat-lihat berita kok ada larangan paracetamol sama obat sirop itu. Saya jadi mikir apa karena infus paracetamol itu bisa gagal ginjal,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pasuruan, dr Shierly Marlena menyatakan bahwa sesuai aturan SE Kementerian Kesehatan bernomor HK.02.02/III/3515/2022, hanya jenis obat cair dan sirop yang dilarang untuk beredar sementara waktu. Pasalnya, dalam sejumlah jenis obat sirop didapati senyawa etilen glikol melebihi batas yang digunakan sebagai pelarut dalam obat sirop.

“Sesuai aturan Kemenkes, yang kita larang untuk dijual dan diresepkan hanya obat sirop,” jelas Shierly, pada Selasa (25/10/2022).

Terkait kecurigaan orang tua korban gagal ginjal akut atas penggunaan infus paracetamol, Dinkes Kota Pasuruan belum bisa memastikan apakah ada keterkaitan atau tidak. Pasalnya, belum ada temuan dan rilis resmi dari BPOM maupun Kemenkes terkait kandungan senyawa etilen glikol di dalam obat infus paracetamol.

Selain itu, menurut Shierly, yang lebih mengetahui kadar, jenis, dan efek samping dari infus paracetamol adalah pihak dokter yang menangani pasien yang bersangkutan di RSUD Dr Soedarsono Kota Pasuruan. “Untuk orang tua korban bisa langsung mendapatkan penjelasan dari dokter yang merawat,” pungkasnya.

Tags: Dinkes Kota Pasuruangagal ginjal pada anakKota Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Probolinggo.

Lukai Diri Sendiri, Perawat RS di Probolinggo Rekayasa Dibegal demi Tutupi Jual Motor sang Ayah

by Dwi Linda
04/06/2026 12:32 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan warga Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap. Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan...

Next Post
polda jatim tugu jatim

6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Ditahan di Polda Jatim

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID