MALANG, Tugujatim.id – Air mancur atau dry fountain di Alun-Alun Merdeka Kota Malang mati hingga tidak berfungsi sejak beberapa hari terakhir. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang menyatakan air mancur Alun-Alun Kota Malang mati akibat terendam banjir.
Plt Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran menjelaskan, fasilitas air mancur sementara waktu tidak dapat beroperasi. Dia mengatakan, genangan air sempat merendam komponen jaringan pompa hingga air mancur Alun-Alun Kota Malang tidak berfungsi.
Baca Juga: Viral Review Alun-Alun Kota Blitar, Wali Kota Angkat Bicara Soal Fasilitas
“Memang kemarin hujan lebat, seharusnya sistem dry fountain tidak boleh banjir. Tapi kemarin sempat banjir sehingga pompa air ikut terendam,” kata Raymond pada Senin (04/05/2026).
Dia mengatakan, dia kini mengeringkan komponen rusak akibat terendam banjir sehingga proses perbaikannya segera selesai.
“Ini sedang dikeringkan, mudah-mudahan minggu depan sudah bisa aktif kembali,” terangnya.
Selain pengeringan komponen, DLH Kota Malang juga mengevaluasi konstruksi maupun jaringan dry fountain. Hasil pengecekan, pihaknya menemukan ada celah di bagian tertentu yang memungkinkan air masuk ke dalam sistem.
“Sekalian diperbaiki karena kami baru tahu kondisinya. Ternyata saat perputaran air, ada yang masuk ke dalam karena posisinya memang agak dalam,” jelasnya.
Baca Juga: Personel Operasi Ketupat Semeru 2026 Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Pos Pelayanan Alun-alun Tuban
Untuk mencegah hal serupa, Raymond mengatakan, perbaikan akan fokusk pada penguatan struktur jaringan, termasuk pengecoran ulang pada bagian yang rawan terkena air hujan maupun banjir.
“Sehingga nanti dengan kondisi air banyak atau hujan lebat yang menyebabkan banjir di alun-alun, air tidak sampai masuk ke dalam mesin,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Sholeh
Editor: Dwi Lindawati








