• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Diskusi publik PC PMII Kota Malang Mengevaluasi PPKM Darurat Jawa-Bali/tugujatim

Diskusi publik PC PMII Kota Malang Mengevaluasi PPKM Darurat Jawa-Bali. (Foto: Dokumen)

Ajukan 4 Rekomendasi, PMII Kota Malang Nilai PPKM Darurat Jawa-Bali Belum Maksimal

Herlianto A by Herlianto A
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG. Tugujatim.id – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Malang menilai pemerintah khususnya Kota Malang belum maksimal dalam menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Kebijakan yang berlaku sejak tanggal 3 Juli hingga 20 Juli 2021 dan kemudian dilanjutkan hingga 25 Juli mendatang tersebut dianggap belum memberikan dampak yang berarti.

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Penilaian ini di sampaikan PC PMII Kota Malang dalam diskusi publik untuk mengevaluasi kebijakan PPKM Darurat Jawa-Bali pada Minggu (18/7/2021).

Mohammad Sa’i Yusuf, Ketua Umum PC PMII Kota Malang mengatakan bahwa penerapan kebijakan PPKM Darurat ini harus cepat diimbangi dengan upaya pemerintah untuk lebih berpihak pada kelompok yang paling rentan.

“Dalam kebijakan PPKM Darurat ini, kami melihat Pemerintah Kota Malang telah mengabaikan terhadap hak-hak rakyat, utamanya pada pekerja informal. Pemerintah bertindak lambat dalam memberikan jaminan hidup kepada masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Dampak yang dirasakan oleh kelompok rentan umumnya dan pekerja informal khususnya memang sangat terlihat. Misalnya, temuan dari penelitian yang dilakukan oleh PMII Kota Malang sendiri yang berjudul Memihak Kelompok Rentan: Evaluasi Kebijakan PPKM darurat Jawa-Bali.

Riset tersebut mengumpulkan pendapat dari sekitar 80 pekerja informal di 5 kecamatan Kota Malang. Pendapat tersebut mengenai keadaan mereka di tengah PPKM Darurat ini. Hasilnya kebijakan ini sangat berpengaruh terhadap pendapatan mereka.

“Sebanyak 69 persen responden mengalami penurunan pendapatan cukup signifikan, 11 persen cukup berpengaruh, 10 persen lainnya memilih untuk berhenti,” tambah Muhammad Sa’i.

Selain itu, hasil riset tersebut juga menjelaskan penyediaan bantuan sosial yang lambat sangat berpengaruh terhadap lemahnya resiliensi masyarakat selama PPKM Darurat.

Sebagai solusi atas persoalan tersebut, PMII Kota Malang memberikan empat rekomendasi yang harus dilakukan pemerintah.

Pertama, PPKM Darurat harus lebih bersifat humanis dan inklusif dengan mengurangi cara-cara militeristik dan birokratis dalam pendekatannya pada masyarakat.

Kedua, menggalakkan penanganan yang bersifat lokal dengan memberikan kesempatan pada masyarakat untuk mendefinisikan sendiri kebutuhan mereka. Kemudian memperkuat solidaritas sosial dan jaring-jaring masyarakat.

Ketiga, program bantuan tunai Covid-19. Bantuan ini untuk menjaga standar hidup layak dan kemampuan daya beli masyarakat. Bantuan ini diberikan dengan tanpa syarat.

Keempat, gratiskan tes PCR, obat-obatan dan perluas penyebaran vaksin. Dalam keadaan ekonomi masyarakat semakin rent­an, penurunan biaya tes PCR dan obat-obatan merupakan hal sangat mendesak dalam upaya penanggulangan Covid-19 dengan cepat dan tepat.

Sebagaimana diketahui, kebijakan PPKM Darurat adalah salah satu ikhtiar pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di gelombang kedua ini.

Tags: Diskusi PublikJawa-BaliKebijakanKota MalangPMIIPPKMRentan
Herlianto A

Herlianto A

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Poster gerakan yang dilakukan Amazing Malang Peduli. (Foto: Dokumen/Tugu Jatim)

Amazing Malang Peduli Bikin Gerakan Donasi Rp 100 Ribu untuk Kebutuhan Tabung Oksigen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID