• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Proyek JLU.

Suasana demo aktivis ATUR menolak pembangunan proyek JLU di depan Kantor DPRD Kota Pasuruan, Senin pagi (24/07/2023). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Aktivis Demo Tolak Proyek JLU Kota Pasuruan, Pertanyakan Rasionalitas Anggaran Jumbo

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kantor DPRD Kota Pasuruan didemo puluhan aktivis soal penolakan proyek JLU pada Senin (24/07/2023). Aktivis yang menamakan diri sebagai ATUR atau Aliansi Transparansi Untuk Rakyat Pasuruan ini menolak proyek pembangunan jalur lingkar utara (Kota Pasuruan).

Berdasarkan pantauan puluhan massa demo datang berjalan kaki ke kantor DPRD Kota Pasuruan sekitar pukul 09.00 WIB. Para massa aksi membawa spanduk bertuliskan “Bubarkan Pansus JLU”, “Dugaan Mafia Tanah Di JLU”, “Dugaan Broker JLU”, “DPRD Jangan Pura-Pura Buta”, hingga “DPRD Jangan Makan Gaji Buta”.

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Baca Juga: Terlindas Truk Trailer, Pemotor tanpa Identitas Tewas di Osowilangun Surabaya

Koordinator aksi Ayik Suhaya meneriakkan orasi mengkritik proyek JLU yang dianggap tidak ada kejelasan progres pembangunannya. Dia menyebut bahwa penetapan lokasi (penlok) proyek JLU sudah mati alias gagal sejak 2022.

Dia juga menuding bahwa proyek ini belum dilakukan kajian amdal lalin (analisis dampak lingkungan lalu lintas).

“Pembangunan proyek JLU ini dampaknya apa. Ada jalur tol saja, jalan rayanya sudah tidak macet,” ujar Ayik.

Aktivis ATUR juga mempertanyakan anggaran dengan nominal besar dalam pembangunan JLU sepanjang sembilan kilometer tersebut. Menurut Ayik, dana untuk pembebasan lahan seluas 20 hektare yang masuk proyek JLU mencapai Rp200 miliar.

Sementara Dinas PUPR Kota Pasuruan sendiri hanya memiliki anggaran senilai Rp85 miliar.

“Kami pertanyakan kurangnya Rp115 miliar itu nanti diambil dari mana dananya. Harus ada kejelasan, berani tidak pemerintah menjamin hitam di atas putih,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, Korlap ATUR ini juga menyebut bahwa proyek JLU ini terkesan dipaksakan. Sebab, untuk membangun jalan sepanjang 9 kilometer ini dibutuhkan total dana mencapai Rp800 miliar hingga Rp1 miliar.

Pemerintah Kota Pasuruan berencana mengalokasikan dana tersebut lewat bantuan dari pemerintah pusat. Namun bagi Ayik, ide tersebut mustahil untuk direalisasikan pada 2024.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah Untuk Daftar TNI, Bisa Ikut Jalur Perwira Prajurit Karier

Dia juga meminta agar pansus DPRD Kota Pasuruan terkait proyek JLU juga dibubarkan.

“Proyek-proyek daerah, seperti JLU ini bukan prioritas. Apalagi tahun depan pemerintah pusat punya kebutuhan prioritas, ada pemilu dan proyek IKN (Ibu Kota Negara),” ungkapnya.

Aktivis ini juga menyinggung terkait kasus dugaan penyelewengan lahan trase JLU yang sempat menyeret salah satu anggota Dewan. Meski tersangka dalam kasus tersebut dinyatakan bebas, tapi mereka berpendapat bahwa potensi penyelewengan masih bisa terjadi.

“Lebih baik uang Rp800 miliar sampai Rp1 miliar ini digunakan untuk program pengentasan kemiskinan, pengangguran, atau mendukung usaha pelaku UMKM dan PKL,” jelasnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB, perwakilan aliansi ATUR masuk ke dalam Kantor DPRD Kota Pasuruan. Mereka berdialog langsung dengan Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf bersama anggota DPRD dan perwakilan OPD.

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aktivis Pasuruan demo proyek JLUBerita Kota Pasuruan hari iniDemo proyek JLUKota Pasuruan hari iniPembangunan proyek JLU PasuruanProyek JLU di Pasuruan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
Proyek JLU Kota Pasuruan.

Aktivis Tolak Proyek JLU Kota Pasuruan Nilai Anggaran Tak Masuk Akal, Ini Tanggapan PUPR

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID