TUBAN, Tugujatim.id – Kabar bagus datang dari angka kecelakaan lalu lintas di Tuban selama dua bulan terakhir mengalami penurunan signifikan hingga 21 persen. Berdasarkan data yang dirilis, penurunan ini terjadi dari Agustus hingga September 2024.
Penurunan angka kecelakaan tersebut tidak terjadi tanpa sebab. Beragam faktor turut andil, seperti peningkatan penegakan hukum atas pelanggaran lalu lintas, intensifikasi sosialisasi keselamatan berkendara kepada masyarakat, hingga langkah-langkah kreatif seperti pemasangan patung polisi dan replika mobil patroli di berbagai titik rawan kecelakaan. Upaya-upaya ini dinilai berhasil menciptakan efek psikologis bagi pengguna jalan agar lebih berhati-hati.
Kasat Lantas Polres Tuban AKP Moh. Imam Reza menjelaskan secara rinci mengenai data angka kecelakaan di wilayahnya untuk dua bulan terakhir. Pada Agustus 2024, tercatat ada 134 kejadian kecelakaan dengan 18 korban meninggal dunia (MD), tanpa korban luka berat (LB), namun 168 orang mengalami luka ringan (LR), serta kerugian materiil mencapai Rp147.500.000.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Pamer Tubuh Langsing usai Sukses Diet 15 Kg, Ini Ternyata Resep Rahasianya!
Sedangkan pada September 2024, angka kecelakaan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Total insiden kecelakaan tercatat sebanyak 105 kasus, dengan 13 korban meninggal dunia, masih tanpa korban luka berat, dan 145 orang mengalami luka ringan. Sementara itu, kerugian materiil sedikit meningkat menjadi Rp151.000.000.
“Jika dibandingkan, terjadi penurunan jumlah kecelakaan sebesar 29 kasus atau setara dengan 21,64 persen,” ungkap AKP Imam Reza.
Reza juga menekankan, penurunan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh pihak, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga dukungan masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Pihak kepolisian akan terus mengoptimalkan langkah-langkah preventif dan represif serta terus berinovasi dalam mengedukasi masyarakat demi menjaga tren positif ini. Harapannya, angka kecelakaan di Tuban dapat terus menurun di bulan-bulan mendatang.
Baca Juga: Usai 6 Bulan Hiatus, Renjun NCT Bakal Comeback Bareng Grupnya Tur ke Eropa
Selain itu, Reza menambahkan, patroli rutin, penerapan tilang elektronik maupun manual, serta operasi keselamatan lalu lintas akan terus dilakukan sebagai upaya mempersempit ruang gerak pelanggar lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga ketertiban di jalan demi menekan angka kecelakaan,” tutupnya.
Penurunan angka kecelakaan ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat Tuban, namun kewaspadaan dan disiplin di jalan tetap harus dijaga agar kondisi ini bisa berlanjut di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








