Atasi Kemacetan, Dishub Bojonegoro Terapkan Sistem "One Way" di Jalan Kartini - Tugujatim.id

Atasi Kemacetan, Dishub Bojonegoro Terapkan Sistem “One Way” di Jalan Kartini

  • Bagikan
Suasana Jalan Kartini, Kecamatan Kota Bojonegoro, saat diberlakukan sistem satu arah (one way), Senin (26/07/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)
Suasana Jalan Kartini, Kecamatan Kota Bojonegoro, saat diberlakukan sistem satu arah (one way), Senin (26/07/2021). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro telah memberlakukan jalan satu arah (one way) untuk atasi kemacetan di Jl Kartini sejak Rabu (14/07/2021). Dishub Bojonegoro pun berharap kepada warga agar lebih memperhatikan rambu-rambu di kawasan jalan satu arah tersebut.

Kepala Dishub Bojonegoro Andik Sudjarwo mengatakan, jalan yang sebelumnya digunakan dua arah tersebut kini diterapkan sistem satu arah dari selatan menuju utara.

“Iya benar, untuk saat ini sudah mulai diberlakukan dan diterapkan hingga saat ini,” ujar Andik, Senin (26/07/2021).

Andik mengatakan, penerapan jalan satu arah tersebut guna menghindari kemacetan akibat banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sepanjang Jl Kartini.

“Jalanan tersebut termasuk kawasan sentra kuliner dari pagi hingga malam. Banyak PKL yang berjualan di seberang jalan itu. Akhirnya kemacetan pun terjadi. Solusinya, kami terapkan jalan satu arah,” katanya.

Selain meminimalisasi kemacetan, Dishub Bojonegoro berharap bisa meningkatkan ketertiban pengguna jalan serta kenyamanan berlalu lintas di ruas jalan tersebut.

“Selain itu, juga banyak orang yang parkir di sekitar Jalan Kartini. Kami juga ingin menertibkannya supaya pengguna jalan merasa nyaman,” sambung Andik.

Sementara itu, Aris, salah satu petugas juru parkir di Jl Kartini, mengatakan, masyarakat sudah banyak yang mengetahui mengenai sistem satu arah yang diberlakukan. Namun, menurut dia, tak jarang bagi pengguna sepeda motor yang masih sering melakukan penerapan jalan dua arah.

“Kalau ada yang melanggar, saya kasih teguran karena memang masih banyak yang tidak tahu. Jadi, saya menyuruh mereka putar balik,” ujar Aris.

  • Bagikan