• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Menstruasi dini dan menopause terlambat bisa picu kanker payudara.

Menstruasi dini dan menopause terlambat bisa picu kanker payudara. (Foto: Pixabay)

Awas, Menstruasi Dini dan Menopause Terlambat Bisa Picu Kanker Payudara

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in Pendidikan, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bagi Anda kaum perempuan, mungkin sebaiknya waspada jika Anda kerap menstruasi dini atau mengalami masa menopause terlambat. Sebab, bisa jadi kedua hal tersebut memicu kanker payudara di kemudian hari. Kok bisa?

Ya, hal tersebut diungkapkan oleh Dr. Made Putra Sedana, Sp. PD, KHOM, dokter onkologi dari Adi Husada Cancer Center (AHCC) Surabaya. Pihaknya mengungkapkan golongan-golongan yang berisiko terkena kanker ini di antaranya karena mereka menstruasi terlalu dini dan menopause yang terlambat.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Sekitar 5-10 persen dari kasus kanker payudara terjadi karena faktor genetik. Perempuan yang mempunyai ibu atau nenek yang pernah terkena kanker payudara berisiko hingga dua atau tiga kali lebih tinggi mengalami penyakit yang sama, dibandingkan dengan wanita yang tidak memiliki riwayat tersebut. Jadi kalau ada keluarga yang punya riwayat penyakit ini, segera lakukan pemeriksaan,” jelas Dr. Made kepada Basra, partner Tugu Jatim Selasa (13/10).

Baca Juga: 14 Juta Ton Sampah Plastik Mengendap di Dasar Lautan, Studi Membuktikan

Berikutnya golongan yang rentan terhadap kanker ini yakni perempuan yang mengalami siklus menstruasi lebih awal (di bawah 12 tahun), atau mereka mengalami masa menopause lebih lambat (lebih dari 55 tahun).

Kedua golongan tersebut, dikatakan Dr. Made, lebih berisiko terkena kanker ini di kemudian hari. Kedua faktor ini dapat meningkatkan kadar hormon estrogen pada tubuh, yang merupakan salah satu penyebab atau pemicu terjadinya kanker payudara.

Perempuan yang hamil pertama ketika berusia di atas 35 tahun juga rentan terkena kanker ini. Kadar estrogen yang tinggi bisa terjadi pada mereka yang mengalami kehamilan pertama pada usia yang lebih tua.

Faktor lingkungan disebut menjadi sebab terjadinya kanker tersebut. Salah satu faktor lingkungan yang berpengaruh, yakni paparan radiasi, seperti penggunaan sinar-X dan CT scan, yang merupakan salah satu prosedur pemeriksaan secara medis.

“Jangan lupakan juga gaya hidup, dimana gaya hidup yang tidak sehat dapat memicu kanker payudara. Tidak hanya kanker payudara, gaya hidup tidak sehat dapat menyebabkan perubahan sel menjadi sel kanker,” tegasnya.

Terkait usia penderita kanker ini, Dr. Made menuturkan jika kini telah bergeser ke usia produktif. Bahkan golongan usia produktif menjadi yang terbanyak saat ini.

Baca Juga: Jokowi Peringatkan Bahaya La Nina Terhadap Produksi Sektor Pertanian

“Usia produktif ya, 20 sampai 55 tahun yang paling banyak,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan data Global Cancer Observatory 2018 yang dirilis World Health Organization (WHO), angka kematian akibat penyakit kanker payudara menempati posisi kedua, dengan jumlah kasus sebanyak 22.692 di Indonesia.

Menurut Dr.Made, banyak pasien kanker ini yang mencoba pengobatan alternatif, sebelum akhirnya kembali ke pengobatan medis dalam stadium yang lebih parah.

“Padahal dengan penanganan yang sedini mungkin, kanker payudara jadi bisa diatasi,” tukasnya.

Pencegahan agar tak kena kanker ini, lanjut Dr. Made, dapat dilakukan. Bahkan pencegahan merupakan upaya awal yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau meniadakan faktor-faktor risiko yang sangat erat kaitannya dengan kanker payudara.

“Bentuk pencegahan dapat dilakukan dengan mengendalikan faktor-faktor risiko. Seperti berolah raga secara teratur, makan makanan sehat, menghindari alkohol, dan tidak merokok,” pungkasnya. (Basra/gg)

 

Sumber Artikel: Berita Anak Surabaya (Basra)

Tags: kanker payudarakesehatanmenopausemenstruasiperempuanwanita
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
film sicario

Sinopsis Film Sicario, Aksi Penggrebekan Kartel Narkoba Meksiko

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID