• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK). (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK). (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Bagaimana Nasib PSK di Eks Lokalisasi Girun yang Digusur?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang bersama PT KAI membuat langkah tegas dengan melakukan penggusuran eks Lokalisasi Girun di Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Tujuannya agar lokalisasi yang sudah ditutup sejak 2014 itu tidak dihuni lagi oleh pekerja seks komersial (PSK) dan dijadikan tempat menarik pria hidung belang. Lalu, timbul pertanyaan bagaimana nasib para PSK di sana?

Plt Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Suwadji mengatakan, para PSK tersebut saat ini dikategorikan PSK liar. Jadi, tidak mendapatkan pembinaan atau kepelatihan seperti saat penutupan Lokalisasi Girun pada 2014 lalu.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Karena saat ini sifatnya sudah liar. Kalau saat 2014 sudah ada pelatihan dan pembinaan yang merupakan tindak lanjut dari penutupan. Jadi ada pelatihan, kompensasi, penanganan khusus, dan sudah dikembalikan ke keluarganya,” terangnya saat dikonfirmasi usai apel penertiban Lokalisasi Girun Sabtu (08/05/2021).

Suwadji mengatakan, kompensasi yang diberikan bagi para PSK tersebut adalah tipiring (tindak pidana ringan).

“Kompensasinya ya kena tipiring. Kalau saat ini wong siapa-siapa di sana itu gak (yang kenal) ada kok, justru dia itu melanggar kena tipiring,” tegasnya.

Suwadji sendiri mengatakan, sebelumnya melakukan penggusuran, pihaknya bersama PT KAI sudah memberikan surat peringatan kepada para penghuni eks Lokalisasi Girun sebanyak 3 kali.

Dia juga sudah berkoodinasi dengan berbagai instansi agar ikut membantu jalannya penggusuran agar tidak terjadi gesekan. Terbukti, saat penggusuran para penghuni eks Lokalisasi Girun sudah meninggalkan lokasi beserta barang-barang berharga milik mereka.

“Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi dengan PT KAI sebelum melakukan penggusuran. Kemudian juga koordinasikan dengan aparat pemerintah desa dan kecamatan, Polres Malang, Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu. Kemudian ada pendekatan dan sosialisasi kepada penghuni lokalisasi,” ujarnya.

Tags: Berita pembongkaran lokalisasiEks Lokalisasi GirunKabupaten MalanglokalisasiLokalisasi GirunPemkab MalangPT KAI
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Menu makanan Chinese Food di Pokang, Kota Malang. (Foto: Feni Yusnia/Tugu Jatim)

Pokang, Tempat Kuliner Chinese Food Halal di Malang yang Kekinian

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID