JEMBER, Tugujatim.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember terus menggencarkan sosialisasi dan pelatihan Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun hingga saat ini, baru sebagian kecil SPPG Jember yang mengantongi sertifikat tersebut.
Plt Kepala Dinkes Jember Akhmad Helmi Luqman menjelaskan, pihaknya masih fokus menyosialisasikan terkait itu sekaligus memberikan pelatihan penjamah makanan bagi SDM.
Baca Juga: Pemkab Tuban Wajibkan SPPG Kantongi Surat Laik Higienis Sanitasi
“Kami mengajarkan cara menjamah makanan secara higienis kepada minimal 50 persen dari jumlah pegawai SPPG. Selain itu, kami juga memberikan pemahaman tentang pengelolaan sanitasi, baik di dalam maupun di luar area SPPG,” ungkap Helmi.
Meski banyak SPPG Jember yang telah mengajukan sertifikasi, Helmi mengakui adanya keterbatasan tenaga untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan.
“Sudah banyak yang mengajukan, tapi SDM kami terbatas. Kami bekerja sama dengan bidang kesehatan masyarakat (kesmas) untuk menjadwalkan kunjungan ke masing-masing SPPG sesuai permintaan mereka,” jelasnya.
Dinkes Keliling untuk Sosialisasi
Saat ini, tim dinkes dijadwalkan berkeliling ke sejumlah SPPG Jember untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh kepala bidang terkait.
Sebelumnya, target penyelesaian sertifikasi SLHS untuk SPPG ditargetkan rampung pada akhir Oktober 2025. Namun, Helmi memastikan bahwa waktu tersebut masih diperpanjang untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi SPPG memahami dan mengelola persyaratan laik sehat dengan baik.
“Targetnya masih diperpanjang. Ini untuk memastikan SPPG benar-benar matang dalam pemahaman dan pengelolaan sanitasi serta penjamahan makanan secara higienis sebelum mendapatkan sertifikat,” pungkas Helmi.
Untuk informasi lebih detail mengenai jumlah SPPG Jember yang telah mengajukan dan memperoleh sertifikat SLHS, dinkes menyarankan untuk mengonfirmasi langsung kepada kepala bidang kesehatan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








