• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
bayu skak tugu jatim

Bayu Skak dan Menparekraf, Sandiaga Uno dalam acara talkshow Apreasiasi Kreasi Indonesia (AKI) di Pakuwon Mall Surabaya, pada Sabtu (15/7/2023). Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim

Bayu Skak: Film Jadi Lokomotif Pemasaran UMKM dan Budaya Lokal

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Bisnis
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Setelah sukses dengan film layar kacanya, Yowis Ben juga Loka Karya Series Lara Ati 1, penulis naskah juga talenta muda Bayu Skak hadir dengan film lanjutannya Lara Ati 2.

Sudah menjadi ciri khas seniman yang mengawali karirnya sebagai youtuber ini dalam menciptakan karya dengan sentuhan unsur budaya daerah.

You might also like

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

05/06/2026 8:55 AM
Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM

Beberapa film yang ia ciptakan juga karakternya sebagai pemeran, lekat dengan logat bahasa Jawanya yang kental dan medog. Bukan tanpa alasan, sentuhan itu memang sengaja diberikan oleh Bayu Skak di setiap karyanya agar masyarakat Indonesia mengetahui nilai kedaerahan Jawa Timur.

“Saya pengen agar menarik supremasi Jakarta. Di daerah kita punya nilai universal yang bisa dibanggakan. Sama halnya nonton film Korea kita nggak perlu paham dulu dengan bahasa Korea. Ada subtitlenya,” katanya dalam kegiatan Apreasiasi Kreasi Indonesia (AKI) bersama Menparekraf Sandiaga Uno, di Pakuwon Mall Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (15/7/2023).

Meski karyanya sempat diremehkan oleh beberapa rumah produksi karena dominan menggunakan bahasa Jawa, namun hal itu tak membuatnya gentar untuk menciptakan karya orisinilnya agar bisa dinikmati masyarakat Indonesia. “Awalnya Yowis Ben diremehkan. Tapi, pas tayang di bioskop mencapai satu juta itu membuktikan bahwa membutuhkan waktu agar film daerah juga bisa diterima,” ujarnya.

Komitmen seniman asal Malang, Jawa Timur, ini dalam memasukkan unsur kedaerahan tidak hanya sebatas bahasa, tetapi juga produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini pun turut diapresiasi oleh Sandiaga Uno.

“Saya memasukkan budaya di film salah satunya makanan karena terinspirasi dari drama Korea. Kita lihat beberapa tahun lalu belum banyak resto Korea, tapi sejak ada makanan khasnya yang ditampilkan di drama, resto Korea di Surabaya jadi menjamur,” ungkapnya.

Bagi Bayu, film atau series bisa menjadi lokomotif yang membuka gerbang di segala bidang, termasuk makanan khas daerah. Bukti nyatanya, dalam series Lara Ati 2, ia mengajak pengusaha terkenal Surabaya dengan produknya yang melegenda, Sambel Bu Rudi.

“Sambal Bu Rudi bukan cuma tempelan, tapi masuk cerita. Korea itu industri filmnya mengangkat juga produknya yang lain seperti budaya, musik, makanannya. Sehingga film itu bisa menjadi lokomotif yang enak untuk membawa gerbong yang banyak sekali,” tuturnya.

Ia berpesan kepada audien yang mayoritas merupakan pelaku UMKM agar tidak minder untuk memperkenalkan karyanya. Sebab, selagi karya tersebut memberikan banyak manfaat, tentu akan diterima oleh masyarakat meski membutuhkan waktu panjang.

“Untuk subsektor film berangkat gak harus minder. Harus berani untuk maju dan jangan ngoyah kalau dbilang ga berhasil, selagi memberikan nilai positif untuk masyarakat, pasti ditonton,” pungkasnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: bayu skakberita Surabayaberita Surabaya hari iniFilmSurabaya
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Bawang Merah

Probolinggo Gandeng Kota Malang Pasok Bawang Merah, Sekaligus Perluas Pasar UMKM

by Mochamad Abdurrochim
05/06/2026 8:55 AM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Kabupaten Probolinggo terus memperluas jaringan pemasaran komoditas unggulan daerah. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menjalin kerja sama...

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Bojonegoro

Jasa Jagal Hingga Las Hewan Kurban, Ramai Diburu Saat Iduladha di Bojonegoro

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 8:14 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Momentum Hari Raya Iduladha membawa berkah tersendiri bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya pedagang hewan...

Next Post
Mahasiswa FEB Unisma.

Sabet Juara 1 Kompetisi Esai Nasional, Mahasiswa FEB Unisma Beri Solusi Dunia Investasi di Indonesia

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID