TUBAN, Tugujatim.id – Di balik dinding rumah sederhana di salah satu desa di Kabupaten Tuban, tersimpan cerita kelam yang membuat hati miris. Seorang gadis remaja, sebut saja Bunga, 16, harus menanggung trauma mendalam setelah bertahun-tahun menjadi korban nafsu bejat ayah tiri di Tuban.
Seorang berinisial M, 43, yang seharusnya menjadi pelindung, justru berubah menjadi predator di dalam rumah. Perbuatan ayah tiri di Tuban itu bukan sekali atau dua kali, melainkan berulang sejak korban masih duduk di bangku sekolah dasar, sekitar 2020-awal 2025.
Baca Juga: Miris! Oknum Sekuriti Sekolah di Mojokerto Diduga Cabuli Murid SD
Semua aksi bejat ayah tiri di Tuban ini terbongkar ketika Bunga memberanikan diri menceritakan penderitaannya kepada keluarga dan pihak berwajib. Air matanya pecah saat mengungkap bagaimana M sering masuk ke kamarnya tengah malam. Lampu dimatikan, tubuhnya diraba, lalu pelaku memaksa melampiaskan nafsu. Setelah puas, M dengan dingin membersihkan jejak perbuatannya.
“Korban mengaku dilecehkan sekitar 15 kali. Terakhir terjadi pada Maret 2025, pukul 02.00 WIB di rumah korban,” ungkap Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander, Jumat (15/08/2025).
Terduga Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
Aksi predator ini akhirnya terhenti pada 2 Juli 2025 ketika polisi meringkus M di tempat kerjanya. Saat penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti lainnya.
M kini meringkuk di sel tahanan Polres Tuban. Dia dijerat Pasal 81 Jo. 76D dan Pasal 82 Ayat (2) Jo. 76E Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya maksimal 15 tahun penjara.
AKP Dimas Robin menegaskan, kasus ini menjadi peringatan keras. Jangan pernah ada lagi pelaku yang tega merusak masa depan anak. Jika ada indikasi kekerasan seksual, dia mengatakan, laporkan segera.
“Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Kini, Bunga sedang berjuang memulihkan luka batin yang mungkin tidak akan pernah benar-benar hilang. Sementara itu, jeruji besi menjadi saksi pembalasan atas lima tahun masa kecil yang direnggut paksa oleh orang yang seharusnya menjaganya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








