Biola Rindu

Biola Rindu

  • Bagikan
Achmad Faisol, pegiat sastra Malang/tugu jatim
Achmad Faisol, pegiat sastra Malang. (Foto: Dokumen)

Oleh: Achmad Faisol, pegiat literasi dan sastra Malang

Tugujatim.id – Di antara lalu lalang perjumpaan jiwa

Ada gejolak rindu tumpah ruah

Tak ada dimensi

Namun masih saja ambisi-ambisi hendak menepi

Dengusan syahwat bak petir

Sedang kekosongan pun kini berbuah keakraban

 

Di sini, aku bergumam pada bulan

Berharap serupa hujan yang setia basahi rindu

Barangkali juga ia kembali bercerita tentang asal muasal keramahan

Apa yang retak padamu bunyinya didadaku katanya

Kian meradang senyumku, jawabku

Sementara kucoba membisu namun bergeming syahdu

Kucoba bisikan resah namun menghening

 

Serupa lahan yang setia menumbuhkan kembang

Serupa bunga yang setia mewangi

Serupa rindu yang setia bergejolak

Serupa cinta yang setia menjadi tuan

Sampaikan dan katakan pada embun

Kini dadaku sedang siap kau jamah

 

Dan jika tiba saatnya matahari mematangkan gunung-gunung

Liatlah di atas gubuk tempat masa kecilku membakar dupa

Sebuah persaksian akan ketiadaan terbakar bersamanya.

 

Editor : Herlianto. A

  • Bagikan