• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bromo

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan penutupan sementara kawasan wisata Gunung Bromo selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026 (Foto: Umi Kulsum / Tugu jatim)

Bromo Ditutup Saat Ritual Yadnya Kasada 2026, Wisatawan Dilarang Masuk Mulai 30 Mei

Mochamad Abdurrochim by Mochamad Abdurrochim
2 months ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

PROBOLINGGO, Tugujatim.id – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) resmi menutup sementara kawasan wisata Gunung Bromo dan sekitarnya selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun media sosial resmi Instagram BB TNBTS @bbtnbromotenggersemeru serta surat pengumuman Nomor PG.7/T.8/TU/HMS.01.08/B/05/2026.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Dalam pengumuman itu disebutkan, penutupan kawasan wisata dilakukan mulai Sabtu (30/05/2026) pukul 00.00 WIB hingga Selasa (02/06/2026) pukul 23.59 WIB.

“ Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup untuk aktivitas wisata sejak tanggal 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB,” tulis BB TNBTS dalam unggahan resminya.

Penutupan dilakukan dalam rangka pelaksanaan ritual Yadnya Kasada serta pembersihan kawasan pasca kegiatan adat masyarakat Tengger tersebut.

Selama masa penutupan, kawasan Bromo hanya dibuka terbatas bagi masyarakat yang mengikuti ritual Yadnya Kasada dengan identitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Wisatawan baru diperbolehkan kembali mengunjungi kawasan Bromo mulai Rabu (03/06/2026) pukul 01.00 WIB.

Baca Juga : Wajah Baru Wisata Bromo Dikelola Lebih Modern tanpa Aspal, Kelestarian Jadi Prioritas!

Selain pengumuman penutupan kawasan wisata, dalam unggahan yang sama BB TNBTS juga membagikan surat edaran Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger terkait sejumlah aturan selama ritual berlangsung.

Dalam surat edaran tersebut, umat dan pengunjung dilarang membawa sound system maupun bunyi-bunyian lain, termasuk petasan, ke kawasan Bromo.

“Umat tidak diperbolehkan membawa sound system dengan tujuan akan dibunyikan di kawasan Bromo serta bunyi-bunyian lainnya termasuk petasan,” demikian isi surat edaran Paruman Dukun Pandita Kawasan Tengger yang diunggah BB TNBTS.

Selain itu, pengunjung yang membawa kendaraan roda dua diwajibkan menggunakan knalpot standar dan bukan knalpot brong.

Pengunjung juga dilarang membuat api unggun yang berpotensi membahayakan kawasan sekitar serta tidak diperbolehkan membuang sampah sembarangan, terutama sampah plastik.

Tak hanya itu, masyarakat yang mencari rezeki di sekitar kawah Bromo juga diminta tetap menjaga ketertiban dan tidak memaksa meminta barang sesaji milik umat sebelum menyentuh tanah.

Sementara itu, khusus pada 31 Mei 2026 pukul 06.00 WIB hingga 1 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, wisatawan tidak diperbolehkan memasuki kawasan Bromo dan hanya dibatasi sampai titik tertentu.

Untuk akses wilayah Kabupaten Probolinggo, pengunjung hanya diperbolehkan sampai Cemara Lawang. Sedangkan akses dari Kabupaten Pasuruan dibatasi sampai Dingklik, serta akses dari Kabupaten Malang dan Lumajang dibatasi sampai Jemplang.

Tradisi ini juga menjadi salah satu agenda budaya yang selalu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itu, BB TNBTS meminta seluruh pihak tetap menjaga ketertiban dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama pelaksanaan ritual berlangsung

BB TNBTS mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata untuk mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan demi menjaga kelancaran serta kekhusyukan pelaksanaan ritual Yadnya Kasada 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer : Umi Kulsum

Editor: Mochamad Abdurrochim

Tags: BromoKawasan Bromoritual Yadnya Kasadaritual Yadnya Kasada 2026Taman Nasional Bromo Tengger SemeruWisata Gunung BromoWisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
Mochamad Abdurrochim

Mochamad Abdurrochim

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Gunung Penanggungan

Mengapa Gunung Penanggungan Disebut Miniatur Mahameru? Ini Sejarah, Bentuk, dan Keistimewaannya

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:45 AM
0

Tugujatim.id – Di antara deretan gunung di Jawa Timur, Gunung Penanggungan memiliki julukan yang cukup populer, yakni Miniatur Mahameru. Sebutan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Next Post
Cafe Hits Jember

Cafe Hits Jember yang Ramai Anak Muda saat Libur Sekolah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID