JEMBER, Tugujatim.id – Upaya dalam mendongkrak perekonomian desa di Kabupaten Jember, Bupati Muhammad Fawait mendorong sinergi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait itu mengungkapkannya usai melakukan pertemuan dengan Komisi 2 DPR RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri terkait berbagai aspirasi masyarakat, khususnya para kepala desa di Kabupaten Jember.
Baca Juga: Unik! SPPG Jember bak Superhero Power Rangers Bagikan MBG Disambut Antusias Siswa
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan sejumlah permasalahan yang dihadapi desa-desa di Jember, termasuk kendala Koperasi Merah Putih dan Dana Desa (DD) yang mengalami penyusutan.
“Alhamdulillah ada solusi terkait lahan Koperasi Merah Putih yang akan dibantu oleh Komisi 2, terutama dalam komunikasi dengan lembaga-lembaga vertikal,” ujarnya pada Jumat (13/02/2026).
Menanggapi kekhawatiran tentang pengurangan transfer ke daerah (TKD) untuk kabupaten dan desa, Bupati Fawait menjelaskan bahwa pemerintah memberikan kompensasi dalam bentuk lain, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau program MBG ini berjalan dengan 300-an Satuan Pendidikan Penyelenggara Gizi (SPPG) di Jember, kurang lebih ada Rp4 triliun yang akan masuk ke Kabupaten Jember. Tinggal kami tata dan kelola supaya uang itu berputar di Jember,” jelasnya.
Komitmen Produk Beli Hasil dari Kabupaten
Dia menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa produk-produk yang dibeli untuk masing-masing SPPG adalah hasil dari Kabupaten Jember.
Pemerintah daerah akan segera mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan SPPG di Kabupaten Jember menggunakan produk lokal, baik dari sektor pertanian, peternakan, maupun UMKM.
“SPPG di Kabupaten Jember adalah salah satu yang terbanyak di Jawa Timur. Kami ingin ada pengembangan dari masyarakat miskin ekstrem atau UMKM baru yang menjadi supplier bagi SPPG,” kata Gus Fawait.
Jika ada kebutuhan produk yang belum tersedia, pemerintah akan mengintervensi dengan membentuk UMKM atau PKL baru melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan Pemerintah Pusat.
Menurut Bupati Fawait, Komisi 2 DPR RI mendorong sinergi antara program SPPG dan Koperasi Merah Putih.
Baca Juga: BKPSDM Mojokerto Sebut Pengangkatan PPPK SPPG MBG Langsung dari Pusat
“Komisi 2 menyebutnya ‘kawin’ antara SPPG dan Koperasi Merah Putih, agar kedua program ini berjalan beriringan,” ungkapnya.
Bupati juga berkomitmen untuk menambah alokasi dana desa (ADD) agar kembali seperti semula dalam anggaran perubahan. Pemerintah daerah akan melakukan komunikasi intensif dengan para kepala desa terkait pengelolaan dana desa (DD) dan ADD ke depan.
“Yang paling penting adalah memaksimalkan dana di desa, tidak hanya untuk infrastruktur saja, tetapi juga untuk program-program produktif yang menggerakkan ekonomi masyarakat,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Diki Febrianto
Editor: Dwi Lindawati








