TUBAN, Tugujatim.id – Semenjak virus penyakit mulut dan kuku (PMK) menjangkiti sejumlah kambing di Kabupaten Tuban. Hal itu berdampak akan ditutupnya sementara Pasar Kambing Tuban di Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding.
Pemerintah Kabupaten Tuban lewat Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskopumdag) akan menutup sementara Pasar Kambing hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Koordinator Pasar Hewan Tuban Diskopumdag Agung Subekti saat dikonfirmasi mengatakan, mulai besok (09/06/2022) aktivitas Pasar Kambing Tuban ditutup sementara.
“Sejak Selasa (07/06/2022) ada kasus PMK pada hewan kambing. Dari hasil koordinasi, kami memutuskan menutupnya dulu,” ujar Agung saat mengumumkan penutupan sementara Pasar Kambing Tuban di depan para pedagang.
Agung menambahkan, kondisi ini terpaksa dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus ini sampai kondisinya melandai.
“Insyaa Allah kalau sudah melandai kasusnya, pasar akan dibuka kembali,” ucapnya.

Agung juga menerangkan, pada Minggu (05/06/2022), pihaknya juga menutup Pasar Sapi Tuban bersama Forkopimka Kecamatan Semanding.
Saat ditanya apakah para pedagang sebagian besar menerima, Agung menjawab rata-rata legawa dan menyadarinya. Sebab, apabila kasus semakin tinggi dan meluas, maka dampaknya akan semakin besar.
“Alhamdulillah, para pedagang mau menerimanya. Ini untuk kebaikan kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Pasar Kambing Tuban Slamet Supriyadi mengatakan, pihaknya memberikan pengertian kepada para pedagang akan virus yang menjangkit pada hewan ternak ini. Meski begitu, jika nanti ada pedagang yang masih berjualan di bagian selatan, mereka hanya akan memberikan imbauan saja. Mereka tidak bisa memaksa untuk tidak berjualan.
“Karena ini masalah perut sehingga kami tidak bisa memaksa,” terang Slamet saat memberikan tanggapan penutupan pasar itu.
—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim ,
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim