TUBAN, Tugujatim.id — Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tuban 2024 semakin memanas dengan munculnya sejumlah nama calon yang memiliki catatan harta kekayaan yang cukup mencolok. Menjelang pemilihan, publik semakin penasaran dengan latar belakang finansial para calon, terutama bagi mereka yang telah berkiprah dalam pemerintahan.
Data terkini mengenai harta kekayaan calon bupati dan wakil bupati Tuban memberikan gambaran menarik mengenai dinamika kekayaan yang mengelilingi kontestasi politik kali ini.
Aditya Halindra Faridzky: Pertumbuhan Kekayaan yang Menarik Perhatian
Aditya Halindra Faridzky, calon bupati incumbent yang juga menjabat sebagai bupati Tuban saat ini, menunjukkan lonjakan signifikan dalam harta kekayaannya. Berdasarkan laporan terbaru dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 25 Maret 2024, total kekayaan Aditya mencapai Rp12.425.043.966.
Baca Juga: Krisis Air Melanda 26 Desa di Tuban: Warga Diimbau Berhemat, Bantuan Terus Disalurkan
Angka ini merupakan peningkatan yang tajam jika dibandingkan dengan pelaporan kekayaannya pada 22 September 2021 sebesar Rp5.658.011.162, yang kemudian meningkat menjadi Rp6.104.913.756 pada akhir tahun yang sama.
Kekayaan Aditya terdeteksi terdiri dari beberapa komponen utama, termasuk tanah dan bangunan di Kota Malang senilai Rp132.132.000 serta alat transportasi berupa motor Kawasaki KR 150K CKD tahun 2010 senilai Rp27.000.000. Namun, sebagian besar kekayaan Aditya tersimpan dalam bentuk kas dan setara kas yang mencapai Rp12.265.911.966.
Joko Sarwono: Kekayaan yang Terbilang Kecil Namun Stabil
Di sisi lain, Joko Sarwono, calon wakil bupati yang berpasangan dengan Aditya Halindra Faridzky, menunjukkan profil harta kekayaan yang jauh lebih sederhana. Berdasarkan laporan per 19 Maret 2024, total kekayaan Joko mencapai Rp601.675.112.
Rinciannya, tanah dan bangunan di Kabupaten Tuban senilai Rp800.000.000, alat transportasi senilai Rp126.200.000, serta kas dan setara kas Rp20.475.112. Joko Sarwono juga mencatatkan adanya utang sebesar Rp360.000.000 yang berpengaruh pada total kekayaannya.
H. Riyadi: Kekayaan Stabil di Tengah Perubahan Posisi
Calon bupati H. Riyadi yang sebelumnya menjabat sebagai wakil bupati dan kini berpasangan dengan calon wakil bupati H. Wafi Abdul Rasyid, menunjukkan gambaran finansial yang stabil namun signifikan.
Berdasarkan laporan terbaru dari KPK, total kekayaan H. Riyadi mencapai Rp15.953.508.359. Kekayaan ini berasal dari tanah dan bangunan di 12 lokasi dengan nilai Rp11.950.000.000, alat transportasi senilai Rp673.000.000, dan harta bergerak lainnya senilai Rp3.000.000.000. Kas dan setara kas H. Riyadi adalah sebesar Rp330.508.359.

Kekayaan H. Riyadi mengalami penurunan dari Rp16.531.448.959 pada awal masa jabatannya sebagai wakil bupati pada 2021, menjadi Rp16.235.602.001 pada 2022. Penurunan ini menunjukkan dinamika dalam pengelolaan kekayaan selama masa jabatannya.
H. Wafi Abdul Rasyid: Profil Kekayaan yang Belum Terungkap
Calon wakil bupati H. Wafi Abdul Rasyid yang kini berusia 28 tahun itu merupakan tokoh dari kalangan swasta dan putra dari KH. Ahmad Muhammad Ainul Yaqin. Meski profilnya belum secara resmi terdaftar dalam laporan kekayaan KPK, kepentingan publik terus menyoroti latar belakang dan potensi kekayaan yang dimilikinya.
Dengan berbagai latar belakang finansial ini, Pilkada Tuban 2024 menghadirkan beragam perspektif tentang calon-calon yang akan memimpin daerah ini. Publik diharapkan dapat memahami dan mempertimbangkan informasi ini sebagai bagian dari proses pemilihan yang transparan dan informatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








