• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Salah seorang calon pembeli bendera menanyakan pada salah satu penjual bendera di Sawojajar, Kota Malang, Selasa (3/7/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Salah seorang calon pembeli bendera menanyakan pada salah satu penjual bendera di Sawojajar, Kota Malang, Selasa (3/7/2021). (Foto: Rizal Adhi/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Covid-19 Masih Merajalela Jelang HUT RI ke-76, Penjual Bendera Terancam Merugi Lagi

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Bisnis, News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Tidak jauh berbeda seperti tahun lalu, jelang hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-76 yang jatuh pada 17 Agustus 2021 masih diwarnai dengan banyaknya kasus Covid-19. Bahkan Presiden Jokowi pada Senin (02/07/2021) kemarin kembali memperpanjang status PPKM Level 4 sampai 9 Agustus 2021 mendatang.

Kondisi inilah yang terus dikhawatirkan para pedagang bendera yang biasanya hadir musiman setiap jelang hari kemerdekaan di pinggir-pinggir jalan, tak terkecuali di Kota Malang.

You might also like

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

04/06/2026 9:30 PM
Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM

Namun, kenyataan kemerdekaan tahun ini bahkan terlihat lebih sepi dari tahun 2020 kemarin.

“Saat ini musim pandemi lagi naik-naiknya, jadi orang gak mikir bendera meskipun sekarang pesta rakyat. Sekarang orang fokusnya kesehatan sama menghindari Covid-19,” terang salah satu pedagang yang ditemui di sekitar Sawojajar, Kota Malang, Anton (42), saat dikonfirmasi pada Selasa (03/07/2021).

Pria yang sidah berjualan bendera sejak 1995 menceritakan bahwa ia tahun ini sudah mulai menggelar lapak sejak 25 Juli dan biasanya akan berhenti berjualan pada 16 Agustus. Dan ia sudah melihat akan adanya penurunan omzet yang luar biasa di tahun ini.

“Biasanya sekarang sudah dapat Rp 3 juta sampai Rp 4 juta, tapi sekarang cuma Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta,” ungkapnya.

Menurutnya ini adalah penurunan oaling drastis, meskipun ia sudah berjualan dari pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB.

“Saat ini penurunan oaking drastis, apalagi adanya PPKM level-level itu. Susah kita, apalagi bantuan juga gak jelas,” ungkapnya.

Anton juga mengatakan adanya perubahan pada konsumennya, dari sebelumnya untuk memeriahkan kemerdekaan, kini hanya untuk kepentingan dekorasi saja.

“Kalau tahun lalu masih ada yang biat karnaval di beberapa wilayah di Malang, tapi sekarang kan biat keramaian aja gak boleh. Kalau sekarang cuka buat dipasang di rumah atau di gang-gang aja,” ucapnya.

Terakhir, ia berharap agar Pandemi Covid-19 segera berakhir, tujuannya agar kehidupan bisa normal kembali.

“Biar masyarakat bisa beraktivitas seperti semula, kalau gini terus mau makan apa kita nanti,” pungkasnya.

Tags: berita malangberita Malang hari inicovid-19Kota MalangMalangpandemi
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Marketing FYP TikTok

Strategi Marketing FYP TikTok 2026, Cara Brand Menarik Perhatian Konsumen dalam Hitungan Detik

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 9:30 PM
0

Tugujatim.id – Di tengah derasnya arus konten yang muncul setiap hari di TikTok, perhatian pengguna menjadi sesuatu yang sangat berharga....

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Next Post
Ilustrasi anak perempuan yang sedih karena kehilangan orang tua karena meninggal terpapar Covid-19. (Foto: Pixabay) tugu jatim

5.082 Anak di Jatim Kehilangan Orang Tua Akibat Pandemi Covid-19

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID