Diduga Terpeleset, Tukang Pencari Rumput di Tuban Ditemukan Tewas Mengambang di Bawah Kolong Jembatan - Tugujatim.id

Diduga Terpeleset, Tukang Pencari Rumput di Tuban Ditemukan Tewas Mengambang di Bawah Kolong Jembatan

  • Bagikan
Tukang pencari rumput. (Foto: Polsek Tuban/Tugu Jatim)
Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tuban melakukan olah TKP di Jalan Tony Kuswoyo, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, Jumat (08/04/2022). (Foto: Polsek Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Sejumlah warga Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban, digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di bawah kolong jembatan di Jalan Tony Kuswoyo, Jumat pagi (08/04/2022). Berdasarkan informasi yang diterima Tugu Jatim, korban bernama Soman ,70, warga Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban. Diduga, tukang pencari rumput itu tewas akibat terpeleset saat mandi atau membuang hajat di tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Tuban Iptu Rianto saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari warga pada Jumat (08/04/2022), sekira pukul 06.00. Saat itu saksi mata Marsilan, warga Desa Sumurgung, ini melakukan aktivitas bersepeda. Saat melewati Jalan Tony Kuswoyo, dia kaget ada sejumlah warga yang berkerumun di sekitar jembatan.

Setelah dilihat, ternyata ditemukan sesosok mayat mengambang di bawah kolong jembatan. Posisi mayat tukang pencari rumput itu hanya kelihatan bagian pinggul sampai kakinya. Karena penasaran, kemudian saksi mata turun ke sungai dan mengenali korban yang juga tetangganya.

Tukang pencari rumput. (Foto: Polsek Tuban/Tugu Jatim)
Petugas BPBD Tuban dibantu Babinsa Perbon mengevakuasi mayat yang mengambang di kolong jembatan di Jalan Tony Kuswoyo, Kelurahan Perbon, Kecamatan Tuban. (Foto: Polsek Tuban)

“Jadi sehari sebelumnya, korban yang juga tukang pencari rumput ini juga jatuh di sekitar TKP. Beruntung setelah jatuh dia ditolong seseorang. Namun, pagi tadi ada warga yang menemukannya sudah meregang nyawa,” ucapnya menjelaskan.

Usai kejadian itu, dia bersama anggotanya dan beberapa anggota BPBD Tuban mengevakuasi korban dengan cara menggunakan standar protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk antisipasi jika meninggalnya korban akibat yang lainnya.

“Ya tadi pakai standar prokes saat evakuasi,” tambahnya.

Selanjutnya dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda adanya kasus penganiayaan. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R. Koesma. Pihak keluarga menolak jasad korban diotopsi. Korban diserahkan ke keluarganya untuk proses pemakaman.

“Barang bukti yang ditemukan saat di TKP, yakni satu unit becak bermuatan rumput dan sebilah arit,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan