TUBAN, Tugujatim.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban akhirnya buka suara terkait viralnya video makanan program MBG berbelatung di salah satu sekolah di Kecamatan Tambakboyo.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tuban, Esti Surahmi menyebut, kejadian itu kemungkinan besar terjadi akibat proses penyortiran bahan mentah—khususnya sayuran untuk lalapan—yang kurang teliti.
“Dari hasil pemantauan kami, sayuran mentah yang tidak disortir dengan baik bisa memicu munculnya larva atau belatung. Ini bisa terjadi jika lalapan itu tidak dibersihkan secara menyeluruh sebelum disajikan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (16/07/2025).

Meski begitu, Esti memastikan bahwa hingga saat ini belum ditemukan laporan siswa yang mengalami gangguan kesehatan akibat makanan tersebut.
“Secara teori, jika memang ada mikroorganisme aktif, gejalanya seperti sakit perut, mual, atau diare seharusnya muncul dalam waktu 20 menit setelah konsumsi. Tapi sejauh ini tidak ada laporan gejala klinis dari siswa,” tambahnya.
Pasca video viral itu menyebar, Dinkes dengan kepanjangan tangannya Puskesmas Tambakboyo bersama sejumlah stakeholder langsung turun ke lokasi. Mereka mendatangi sekolah serta dapur umum penyedia makanan MBG untuk melakukan pembinaan dan evaluasi teknis.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat agar kejadian serupa tak terulang, mengingat program MBG menyasar ribuan siswa dan menyangkut langsung pada aspek kesehatan.
BACA JUGA: Heboh! Video Belatung di Nasi Kotak MBG Tuban Bikin Geger Dunia Maya
“Kami sudah berikan pembinaan kepada pihak dapur umum dan meminta agar ke depan lebih teliti, terutama dalam sortir bahan makanan mentah,” terang Esti.
Ia juga menekankan bahwa program MBG merupakan inisiatif yang sangat baik dari pemerintah. Namun, kualitas dan kebersihan makanan harus tetap jadi perhatian utama agar tidak mencederai kepercayaan masyarakat.
“Harapan kami, pelaksanaan program MBG ini makin baik ke depan,”tandasnya.
Dinas Kesehatan Tuban pun memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pembinaan rutin ke titik-titik dapur umum dan sekolah penerima program MBG, guna memastikan keamanan makanan yang disajikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








