TUBAN, Tugujatim.id – Kebakaran Pasar Baru Tuban tidak hanya meninggalkan puing bangunan, tetapi juga menyisakan persoalan sosial dan ekonomi bagi para pedagang kecil. Hal ini menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Tuban, khususnya Komisi III.
Anggota Komisi III DPRD Tuban Luqmanul Hakim menilai peristiwa kebakaran tidak bisa dipandang sekadar sebagai musibah fisik semata. Di balik kejadian tersebut, ada dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pasar.
Baca Juga: Pasca Pasar Baru Tuban Terbakar, Pemkab Siapkan Edukasi Mitigasi untuk Pedagang
“Kebakaran pasar bukan sekadar musibah fisik, tetapi pukulan langsung terhadap aktivitas dan denyut ekonomi rakyat kecil,” ujarnya.
Menurut dia, banyak pedagang yang kehilangan sumber penghidupan. Bahkan, tidak sedikit keluarga yang kini dihadapkan pada ketidakpastian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Di balik peristiwa itu, ada pedagang kecil yang kehilangan penghasilan, ada keluarga yang mungkin kehilangan kepastian untuk makan di hari esok,” imbuhnya.
Pemerintah Didorong Ambil Langkah Konkret
Karena itu, Luqman menegaskan bahwa rencana revitalisasi pasar tidak boleh hanya dimaknai sebagai proyek pembangunan infrastruktur semata. Lebih dari itu, harus menjadi bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.
“Revitalisasi tidak boleh hanya soal membangun kembali pasar, tetapi harus menjadi langkah nyata untuk memulihkan ekonomi pedagang,” tegasnya.
Eks wartawan ini juga mendorong pemerintah daerah agar bergerak cepat dalam memberikan solusi, termasuk memastikan para pedagang bisa segera kembali beraktivitas.
“Kami mendorong pemerintah segera mengambil langkah konkret agar masyarakat yang terdampak bisa kembali berdagang seperti semula,” katanya.
Selain itu, DPRD juga akan meminta kepastian kepada pemerintah daerah terkait arah kebijakan ke depan. Luqman menekankan bahwa yang harus dibangkitkan bukan hanya fisik bangunan pasar, tetapi juga keberlangsungan ekonomi para pedagang kecil.
“Kami ingin memastikan bahwa yang bangkit bukan hanya bangunan pasar, tetapi juga ekonomi pedagang kecil,” jelasnya.
Sekretaris Fraksi Nasdem ini menambahkan, pasar sejatinya merupakan ruang ekonomi rakyat, sehingga keberpihakannya harus tetap dijaga.
“Pasar adalah milik rakyat, bukan ruang bisnis bagi segelintir orang,” tandasnya.
Baca Juga: Pemkab Bakal Evaluasi Tata Letak Kios Pasar Baru Tuban Setelah Kembali Terbakar
Di sisi lain, berdasarkan data dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Pemerintah Kabupaten Tuban melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskopumdag) berencana melakukan revitalisasi Pasar Tuban dengan nilai anggaran sekitar Rp24 miliar pada tahun ini.
Namun hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait realisasi rencana tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan kepada dinas terkait juga belum mendapatkan tanggapan.
Kondisi ini menambah harapan agar kebijakan yang diambil nantinya benar-benar berpihak pada pedagang kecil sekaligus mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Pasar Baru Tuban pascakebakaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








