• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
SD di Tuban

Ilustrasi SD di Tuban dibuka Kembali. Foto Pexels

Dua SD di Tuban Bakal Beroperasi Kembali

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
1 year ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Dua SD di Tuban bakal beroperasi kembali, setelah sebelumnya tutup akibat kebijakan penggabungan sekolah atau merger.

Pemerintah Kabupaten Tuban berencana membuka kembali SDN Kedungsoko di Kecamatan Plumpang dan SDN Dagangan Kecamatan Parengan. 

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Kepala Dinas Pendidikan Tuban, Abdul Rakhmat mengatakan keputusan ini lahir setelah melalui kajian mendalam terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat sekitar.

“Kami melihat dua sekolah ini masih sangat dibutuhkan masyarakat. Jarak tempuh anak-anak ke sekolah terdekat terlalu jauh setelah sekolah mereka dimerger. Dan dari sisi infrastruktur, bangunannya juga masih layak untuk kegiatan belajar,” ujar Rakhmat kepada Tugujatim.id, Senin (5/5/2025).

SDN Kedungsoko 2 sebelumnya ditutup dan siswanya dialihkan ke SDN Kedungsoko 1. Namun, kenyataannya tak semua anak bisa dengan mudah menempuh jarak tersebut. Lokasi yang terlalu jauh membuat orang tua resah dan mendorong pemerintah untuk meninjau kembali keputusan lama itu.

Begitu pula dengan SDN Dagangan 2. Setelah ditutup, siswa harus berpindah ke SDN Dagangan 1. Lagi-lagi, jarak menjadi kendala utama.

“Kalau tidak ada sekolah di sekitar, ya kasihan anak-anaknya. Selain capek di jalan, juga rawan dari sisi keselamatan,” tambah Rakhmat.

Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky sejak awal menjabat pada 2021 memang membawa misi besar, ingin membuka kembali 18 SDN yang sebelumnya dimerger. Namun, upaya itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.

“Masih kami kaji satu per satu. Tidak semua sekolah yang dulu dimerger bisa langsung dibuka kembali. Ada banyak pertimbangan, mulai dari jumlah siswa potensial, kondisi fisik sekolah, hingga efektivitas penggunaan anggaran,” jelas Rakhmat.

Menurutnya, saat ini hanya dua sekolah yang benar-benar siap untuk dihidupkan lagi. Sementara yang lainnya masih dalam proses evaluasi kelayakan.

Dengan langkah ini, Pemkab Tuban berharap bisa memenuhi hak dasar anak-anak atas pendidikan yang mudah dijangkau dan layak secara fasilitas. Pemerintah juga membuka ruang diskusi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi serupa di wilayahnya masing-masing.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter : Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: berita TubanKabupaten TubanTuban
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Popda Tuban.

Resmi Dibuka, 729 Siswa SD Adu Tangguh di O2SN dan Popda Tuban 2025

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID