TUBAN, Tugujatim.id – Dua SD di Tuban bakal beroperasi kembali, setelah sebelumnya tutup akibat kebijakan penggabungan sekolah atau merger.
Pemerintah Kabupaten Tuban berencana membuka kembali SDN Kedungsoko di Kecamatan Plumpang dan SDN Dagangan Kecamatan Parengan.
Kepala Dinas Pendidikan Tuban, Abdul Rakhmat mengatakan keputusan ini lahir setelah melalui kajian mendalam terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat sekitar.
“Kami melihat dua sekolah ini masih sangat dibutuhkan masyarakat. Jarak tempuh anak-anak ke sekolah terdekat terlalu jauh setelah sekolah mereka dimerger. Dan dari sisi infrastruktur, bangunannya juga masih layak untuk kegiatan belajar,” ujar Rakhmat kepada Tugujatim.id, Senin (5/5/2025).
SDN Kedungsoko 2 sebelumnya ditutup dan siswanya dialihkan ke SDN Kedungsoko 1. Namun, kenyataannya tak semua anak bisa dengan mudah menempuh jarak tersebut. Lokasi yang terlalu jauh membuat orang tua resah dan mendorong pemerintah untuk meninjau kembali keputusan lama itu.
Begitu pula dengan SDN Dagangan 2. Setelah ditutup, siswa harus berpindah ke SDN Dagangan 1. Lagi-lagi, jarak menjadi kendala utama.
“Kalau tidak ada sekolah di sekitar, ya kasihan anak-anaknya. Selain capek di jalan, juga rawan dari sisi keselamatan,” tambah Rakhmat.
Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky sejak awal menjabat pada 2021 memang membawa misi besar, ingin membuka kembali 18 SDN yang sebelumnya dimerger. Namun, upaya itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
“Masih kami kaji satu per satu. Tidak semua sekolah yang dulu dimerger bisa langsung dibuka kembali. Ada banyak pertimbangan, mulai dari jumlah siswa potensial, kondisi fisik sekolah, hingga efektivitas penggunaan anggaran,” jelas Rakhmat.
Menurutnya, saat ini hanya dua sekolah yang benar-benar siap untuk dihidupkan lagi. Sementara yang lainnya masih dalam proses evaluasi kelayakan.
Dengan langkah ini, Pemkab Tuban berharap bisa memenuhi hak dasar anak-anak atas pendidikan yang mudah dijangkau dan layak secara fasilitas. Pemerintah juga membuka ruang diskusi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi serupa di wilayahnya masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








